Pages

Sabtu, 11 Desember 2010

Teknologi Pendidikan

Apa Itu Teknologi Pendidikan?????????????

Bagi orang Awam Teknologi pendidikan sangat membingungkan, apalagi dengan sebuah jurusan yang dinamakan Teknologi Pendidikan. Juga sangat memuakkan jika orang-orang di sekeliling kita menanyakan tentang urusan kita, seperti tetangga, teman-teman, teman2 Apa atau Ibu, juga Guru SMA ku pasti mereka sangat bingung, “Jurusan apaan tuh?”, seperti orang-orang yang baru saja saya temui di Kereta api, ataupun di pesawat mereka sangat bingung dengan jurusan saya, sepertinya jurusan saya Ini adalah jurusan yang sangat aneh dan baru di temukan seperti menemukan planet baru, juga layaknya jurusan ini adalah jurusan asal-asalan dan yang penting kuliah di Universitas Negeri. “What The Hell!” No Hell di Jurusan Ini, malah saya Bilang masuk di Jurusan ini adalah “What The Paradise!”juga Saya memilih jurusan ini dengan benar-benar dari keyakinan hati, dan sebelum menentukan pilihan disini saya sudah berbagai info mengenai jurusan Teknologi Pendidikan dan menilik dan melihat secara jelas prospek setelah lulus dari jurusan ini.


Menurut yang telah saya teliti sebelum menentukan pilihan sebagai Mahasaiswa di Jurusan teknologi pendidikan ini, adalah jurusan yang fleksibel dan dapat di terima dan di butuhkan di dunia kerja, yang paling utama dari tujuan Teknologi Pendidikan adalah mencerdaskan anak bangsa dengan berbagai kreatifitas dan inovasi teknologi untuk memajukan pendidikan Indonesia yakni yang di Utamakan disini adalah TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selain Itu dengan konsentrasi yang ada di Dunia teknologi pendidikan adalah Kurikulum serta Broadcasting.


Disini kita dapat memilih konsentrasi yang kita inginkan. Untuk bidang kurikulum tentu saja kita adalah batang tonggak dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan memperbaiki kurikulum pendidikan Indonesia yang selalu berubah dan juga kadang stagnant dan tidak dapat memajukan pendidikan Indonesia. Dengan demikian kita sebagai teknologedu kita dapat masuk ke sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga system pendidikan di Idnonesia. Jadi kita sebagai lulusan teknologi pendidikan tidak perlu bingung lagi untuk masuk dalam dunia tersebut.


Untuk konsentrasi Broadcasting yang kita dapatkan, disini kita sangat di bekali dalam dunia ini untuk memajukan pendidikan Indonesia dengan dunia broadcasting. Jadi di Indonesia ini bukan hanya dunia entertainment saja yang eksis dalam dunia broadcasting, nah pendidikan juga sangat penting eksis dalam hal ini, dan tentu saja para peserta didik akan tertarik untuk lebih semangat belajar dengan dunia ini. Dalam dunia broadcasting sangatlah lengkap di ajarkan dengan hal demikian jadi kita sebagai mahasiswa teknologi Pendidikan tidak kalah jauh dengan mahasiswa-mahasiswa Ilmu komunikasi.


Seperti yang saya di bilang di awal tadi, yang terpenting dalam dunia teknologi pendidikan adalah dunia TIKnya, disini kita sangat berkembang pesat berbagai macam IT akan di pelajari disini, jadi ya,,, kitapun tidak kalah pula dengan mereka-mereka mahasiswa TI dan desain grafis dalam mempelajari bidang Ini. Jadi Intinya kita sangat beruntung bagi mahasiwa Teknologi Pendidikan telah memilih ataupun nyasar ke Jurusan Ini.
Ketika saya Lulus SNMPTN di pilihan kedua saya di Jurusan yaitu Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Malang, saya langsung berangkat ke Malang dengan di temani Ibu Tercinta. Saya segera mengikuti prosedur diterima sebagai mahasiswa TEP Universitas Negeri Malang, alhamdulillah di dokumen SNMPTN saya adalah saya di terima di urutan pertama di jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Yang kebetulan pula Universitas Negeri Malang untuk Jurusan Teknologi Pendidikan adalah predikatnya terbaik di seluruh Indonesia


Setelah mengikuti kelas Teknologi Pendidikan di Kelas C Tep 08 saya sangat bingung dengan teman-teman saya banyak mengatakan bahwa mereka banyak yang nyasar di jurusan Teknologi Pendidikan, bisa di hitung dengan jari mereka yang sangat menginginkan Jurusan yang menurut saya keren ini. Tapi tenang saja teman-teman kalian tidak akan rugi masuk ke Jurusan ini, dan saya sudah tidak sabar untuk memajukan Dunia pendidikan Indonesia berbekal Ilmu Teknologi Pendidikan setelah lulus nanti, semoga kita Lulus pada waktunya..amiennn!

Selasa, 07 Desember 2010

Setiap Bayi yang Lahir di Indonesia Punya Hutang 9 Juta



Gilak.... Baru aja menikmati udara segar dunia yang penuh kesengsaraan... sang bayi yang tidak berdosa akan menanggung hutang sebesar 9 Juta Rupiah ( Semilang Juta Rupiah Bok..>, Hal itu di karenakan oleh hutang luar negeri yang Indonesia yang sangat parah sehingga menyebabkan manusia tak berdosa baru lahir saja harus menanggung lumayan besar.



Menurut Mantan KPK Bambang Widjayanto, yakni sesuai hitungan Bambang, setiap bayi di Indonesia dibebani utang hingga Rp9 juta. Bambang menyebutkan, jumlah APBN tahun 2011 mencapai Rp 1.200 triliun. Hal itu sangat timpang dengan jumlah utang luar negeri yang mencapai Rp1.800 triliun. Nah itu berarti Artinya, anggaran kita masih kurang untuk membayar utang luar negeri. Jika penduduk kita 220 juta orang, maka tiap anak atau bayi atau yang masih dalam kandungan, punya beban utang Rp9 juta. Ommo... Kasian Amat kalo anak-anak yang lahir di Indonesia, Bener...kalo Emak atao Bapaknya milioner, Jika dia terlahir dari kalangan bawah..., apa di kata makan saja tak terpenuhi, belum lagi kecukupan gizi, dan sebagainya perlengkapan bayi, serta tetek bengek mereka harus menangggung semuaNYA.

Selasa, 30 November 2010

Pertarungan Yang Membuat Tenggelam "Fighting!"

Gila... Semalam... gw benar-benar gila, bareng dua orang yang gw sayangi, gila... benar-benar bikin strez.. dan pertarungan tersebut hampir saja gw benar-benar mati. Tapi untunglah... orang-orang terkasih gw segera membuat pertahanan gw lebih kuat, dan alhamdulillah gw bisa masi hidup sampe sekarang..."Gyahahaha Lebay".



Samapai sekarang gw masi merasakan betapa tidak enaknya pertempuran malam tadi. Tapi syukurlah... tepat tengah Malam... kemenganan dapat kami raih. Inisemua berkat usaha kami yang pantang mundur, walau hampir menyarah dengan ke adaaan, thank's banget Buat Tuhan, Buat Bintang-bintang yang menemani malam pertarungannku, Ibu, Apa di Kampunk, Dan Si Kuciank "Tasya Xerong" yang tak pernah bosan dan memberiku semangat. Umm..tak Lupa pula thank's juga buat Mi Amor...yang telah memberiku semangat dengan cintanya..^^

Jumat, 05 November 2010

Komunikasi Masa

Fungsi komunikasi masa
• Mendorong
Kohesi Sosial
- Kohesi=penyatuan (mendorong masyarakat untuk bersatu)
- Cover both sides
- Membuka peluang disintegrasi

• Pewarisan Sosial
- Media = pendidik
- Meneruskan atau mewariskan suatu ilmu pengetahuan, nilai, norma, pranata, etika dari satu generasi ke generasi selanjutnya
• Transmisi Budaya
- Paling luas, tapi sedikit dibicarakan
Dua tingkatan:
- Kontemporer (media memperkuat konsensus nilai masyarakat, dengan selalu memperkenalkan bibit perubahan secara terus-menerus) à Televisi
- Historis (umat manusia telah dapat melewati atau menambahkan pengalaman baru dari sekarang untuk membimbingnya ke masa depan)
2. Menurut saya Media Massa yang secara potensial potensial tepat untuk mendukung bidang pendidikan adalah dari radio, televisi, surat kabar, majalah, film, rekaman atau internet adalah Radio, televisi dan Internet.
- Dalam hal ini dari ketiga media massa tersebut jangkauannya sangata luas, dan tentunya akan memberikan pedidikan yang merata untuk anak-anak diseluruh Indonesia. Lagi pula dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini anak-anak indonesia lebih tertarik untuk, mendengarkan radio, televisi atau mengotak-atik internet. Isi Informasinya pun lebih luas tidak hanya local saja adalah basisnya juga internasional . dan juga pengoperasian dan sosialasinya kepada masyarakat lebih mudah lewat sistem sateleit menjangkau seluruh pelosok indonesia.
- Media masa sendiri mempunyai tujuan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, memperluas wawasannya, dan memperkaya informasi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin terbuka. Sejalan dengan itu, telah pula meningkat interaksi positif dan kerja sama yang saling menunjang antara pers, Pemerintah, dan masyarakat Indonesia dengan begitu yang lebih tepat untuk untuk mendukung bidang pendidikan adalah Radio, televisi, dan internet.
- Sedangkan untuk yang lainnya mungkin memilikinya banyak kedala saat ini adalah anak-anak didik zaman sekarang lebih tertarik dengan media elektronik, dan juga proses sosialisasi dalam mencapai tujuan mencerdaskan anak bangsa akan lebih lambat mencapai sasarannya.

Selasa, 13 Juli 2010

Indak lai mantuak Iko Do

RasoNyo den.... hwa... Ka nio Bongih Godang... Tapi ka ba'a lai... awak cuman bisa antok sajo.. menikmati kapadiahan yang ado. alah duo taun den manjalani kuliah ko, layaknyo... aden diisok... sampai abih darah den, isi utak , karajo den, sarana prasarana den...wakatu den, sadonyo.. di Isiok dek antu-antu nan yo bana ndak bisa den ilakkan. Ba'a ka caronyo?
untuk taun barikuikknyo aden yo bana harus barubah.. indak nio lai... ka mantuak Iko do.. aden lah yo bana ka mangecewakan urang tuo den, iduik den kini paliang utamo untuak apak Jo Amak d kampuang. Urang Gaek alah panek manguliahan den jauah-jauah... tapi cando iko nan dapek dek den... Indak nio lai jadi kabau yang diisok darahnyo dek kutu-kutu ko. Yo bana indak adil dunia ko...

Mak... ambo yo bana taragak pulang... hilang dari kemelut ko sadonyo... ambo taragak SD baliak.. Taragak SMA.. mangingek... sangkek kawan-kawan lamo... nan sangaik tawu jo raso pariso...

Rabu, 19 Mei 2010

oowhhh


UJIAN


KUis Kecantikan





<==Bacalah Pembahasan dengan Seksama Kemudian Jawablah

pertanyaan-pertanyaan di bawah ini==>

<>






Pembahasan

Kerajaan dan

peninggalan hindu di Indonesia



disampaikan dalam Seminar Nasional sehari tentang : “Pendayagunaan Kecantikan oleh

wanita cantik-cantik namun harus dilakukan tes untuk menguji seberapa cantiknya gadis yang paling cantim diantara yang cantik




















Nama :
NIM:
Password :



  1. siapkah yang pernah menjabat sebagai ratu kecantikan sedunia dan sejagat raya?

    A. Rani Maharani

    B. Yola Yolanda

    C. Tasya Tamasya

    D. Puspa


  2. Kata cermin ajaib siapakah yang palinng cantik???

    A. Rani Maharani

    B. Yola Yolanda

    C. Tasya Tamasya

    D. Puspa


  3. Siapakah wanita yang suka menggaruk?

    A. Rani Maharani

    B. Yola Yolanda

    C. Tasya Tamasya

    D. Puspa


  4. Pakaian yang anda sukai?

  5. Sebutkan wanita paliang ongak ndan paliang bongak!













Sabtu, 15 Mei 2010

Presiden Singapura Orang Indonesia Lho...Orang MiNaNg lagi...^_^




Presiden Pertama Singapura adalah Yusof Bin Ishak
Yusof Bin Ishak adalah presiden pertama singapura kelahiran 1910, kedua orangtuanya asli Indonesia. Ayahnya seorang Minangkabau dan Ibunya seorang melayu langkat (langkat kota di sumatera utara).

Biodata Yusof Bin Ishak

Encik Yusof bin Ishak (lahir di Perak, 12 Agustus 1910 – meninggal di Singapura, 23 November 1970 pada umur 60 tahun) adalah Presiden Singapura yang pertama dan sampai sekarang satu-satunya yang keturunan Minangkabau.

Lahir di Perak, Malaysia, dengan ayah keturunan Minangkabau, Yusof merupakan anak sulung dalam sebuah keluarga beranggotakan sembilan orang.

Pada 3 Desember 1959, Yusof dilantik sebagai kepala negara (Yang di-Pertuan Negara) Singapura. Ia merupakan warga negara Singapura yang pertama kali memegang jabatan tersebut. Pada 9 Agustus 1965, tatkala Singapura keluar dari Federasi Malaysia dan merdeka, status beliau berubah menjadi presiden negara kepulauan tersebut hingga tahun 1970, ketika Yusof meninggal.

Wajah Yusof diabadikan pada pecahan-pecahan uang kertas Singapura.

Rumah Gadang (Parantau Cinto Kampuank)


Rumah Gadang adalah sebutan untuk rumah adat Minangkabau. Rumah ini memiliki keunikan bentuk arsitektur yaitu dengan atap yang menyerupai tanduk kerbau dibuat dari bahan ijuk. Dihalaman depan Rumah Gadang biasanya selalu terdapat dua buah bangunan yang disebut Rangkiang. Rangkiang, digunakan untuk menyimpan padi.
Pada masing-masing sayap kanan dan kiri Rumah Gadang, terdapat ruang anjuang (anjung) sebagai tempat pengantin bersanding atau tempat penobatan kepala adat. Rumah Gadang dinamakan pula sebagai “Rumah Ba anjuang”..
Anjuangan pada keselarasan Bodi-Chaniago , tidak memakai tongkat penyangga di bawahnya, sedangkan untuk golongan kesalarasan Koto-Piliang memakai tongkat penyangga. Hal ini sesuai filosofi yang dianut kedua keselarasan (Lareh) – asal kelahiran suku- suku di Minangkabau. Pada keselarasan Koto Piliang, prinsip pemerintahan yang hirarkies menggunakan anjuang yang memakai tongkat penyangga, sedangkan keselarasan Bodi Caniago, anjuangan seolah-olah mengapung di udara.

1. Arsitektur :
Bentuk dasarnya, rumah gadang itu persegi empat yang tidak simetris yang mengembang ke atas. Atapnya melengkung tajam seperti bentuk tanduk kerbau, sedangkan lengkung badan rumah Iandai seperti badan kapal. Bentuk badan rumah gadang yang segi empat yang membesar ke atas (trapesium terbalik) sisinya melengkung kedalam atau rendah di bagian tengah, secara estetika merupakan komposisi yang dinamis. Jika dilihat pula dari sebelah sisi bangunan (penampang), maka segi empat yang membesar ke atas ditutup oleh bentuk segi tiga yang juga sisi segi tiga itu melengkung ke arah dalam, semuanya membentuk suatu keseimbangan estetika yang sesuai dengan ajaran hidup mereka.
Jika dilihat dan segi fungsinya, garis-garis rumah gadang menunjukkan penyesuaian dengan alam tropis. Atapnya yang lancip berguna untuk membebaskan endapan air pada ijuk yang berlapis-lapis itu, sehingga air hujan yang betapa pun sifat curahannya akan meluncur cepat pada atapnya. Bangun rumah yang membesar ke atas, yang mereka sebut silek, membebaskannya dan terpaan tampias. Kolongnya yang tinggi memberikan hawa yang segar, terutama pada musim panas. Di samping itu rumah gadang dibangun berjajaran menurut arah mata angin dari utara ke selatan guna membebaskannya dari panas matahari serta terpaan angin. Jika dilihat secara keseluruhan, arsitektur rumah gadang itu dibangun menurut syarat-syarat estetika dan fungsi yang sesuai dengan kodrat atau yang mengandung nilai-nilai kesatuan, kelarasan, keseimbangan, dan kesetangkupan dalam keutuhannya yang padu.
2. Ragam Rumah Gadang
Rumah gadang mempunyai nama yang beraneka ragam menurut bentuk, ukuran, serta gaya kelarasan dan gaya luhak. Menurut bentuknya, ia lazim pula disebut rumah adat, rumah gonjong atau rumah bagonjong (rumah bergonjong), karena bentuk atapnya yang bergonjong runcing menjulang. Jika menurut ukurannya, ia tergantung pada jumlah lanjarnya. Lanjar ialah ruas dari depan ke belakang. Sedangkan ruangan yang berjajar dari kiri ke kanan disebut ruang. Rumah yang berlanjar dua dinamakan lipek pandan (lipat pandan). Umumnya lipek pandan memakai dua gonjong. Rumah yang berlanjar tiga disebut balah bubuang (belah bubung). Atapnya bergonjong empat. Sedangkan yang berlanjar empat disebut gajah maharam (gajah terbenam). Lazimnya gajah maharam memakai gonjong enam atau lebih.
Menurut gaya kelarasan, rumah gadang aliran Koto Piliang disebut sitinjau lauik. Kedua ujung rumah diberi beranjung, yakni sebuah ruangan kecil yang lantainya lebih tinggi. Karena beranjung itu, ia disebut juga rumah baanjuang (rumah barpanggung). Sedangkan rumah dan aliran Bodi Caniago lazimnya disebut rumah gadang. Bangunannya tidak beranjung atau berserambi sebagai mana rumah dan aliran Koto Piliang, seperti halnya yang terdapat di Luhak Agam dan Luhak Lima Puluh Koto.
Rumah kaum yang tidak termasuk aliran keduanya, seperti yang tertera dalam kisah Tambo bahwa ada kaum yang tidak di bawah pimpinan Datuk Ketumanggungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang, yakni daRI aliran Datuk Nan Sakelap Dunia di wilayah Lima Kaum, memakai hukumnya sendiri.
ika menurut gaya luhak, tiap luhak mempunyai gaya dengan namanya yang tersendiri. Rumah gadang Luhak Tanah Datar dinamakan gajah maharam karena besarnya. Sedangkan modelnya rumah baanjuang karena luhak itu menganut aliran Kelarasan Koto Piliang. Rumah gadang Luhak Agam dinamakan surambi papek (serambi pepat) yang bentuknya bagai dipepat pada kedua belah ujungnya. Sedangkan rumah gadang Luhak Lima Puluh Koto dinamakan rajo babandiang (raja berbanding) yang bentuknya seperti rumah Luhak Tanah Datar yang tidak beranjung).

3. Fungsi Rumah Gadang

Rumah gadang dikatakan gadang (besar) bukan karena fisiknya yang besar, melainkan karena fungsinya. Dalam nyanyian atau pidato dilukiskan juga fungsi rumah gadang yang antara lain sebagai berikut :

Rumah gadang nan gadang batuah,
Tiangnyo banamo kato hakiakaik ,
Pintunya bernama dalil kiasan,
Banduanyo sambah manyambah,
Bajanjang naiak, batanggo turun,
Dindingnyo penutuik malu,
Biliaknoa aluang bunian.

sehingga fungsi rumah gadang adalah :

a. sebagai tempat kediaman keluarga, fungsi rumah gadang juga sebagai lambang kehadiran suatu kaum serta sebagai pusat kehidupan dan kerukunan, seperti tempat bermufakat dan melaksanakan berbagai upacara. Bahkan juga sebagai tempat merawat anggota keluarga yang sakit.
b.Sebagai tempat tinggal bersama, rumah gadang mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri. Setiap perempuan yang bersuami memperoleh sebuah kamar. Perempuan yang termuda memperoleh kamar yang terujung. Pada gilirannya ia akan berpindah ke tengah jika seorang gadis memperoleh suami pula. Perempuan tua dan anak-anak memperoleh tempat di kamar dekat dapur. Sedangkan gadis remaja memperoleh kamar bersama pada ujung yang lain. Sedangkan laki-laki tua, duda, dan bujangan tidur di surau milik kaumnya masing-masing. Penempatan pasangan suami istri baru di kamar yang terujung, ialah agar suasana mereka tidak terganggu kesibukan dalam rumah. Demikian pula menempatkan perempuan tua dan anak-anak pada suatu kamar dekat dapur ialah karena keadaan fisiknya yang memerlukan untuk turun naik rumah pada malam hari.
c.Sebagai tempat bermufakatan, rumah gadang merupakan bangunan pusat dari seluruh anggota kaum dalam membicarakan masalah mereka bersama.
d. Sebagai tempat melaksanakan upacara, rumah gadang menjadi penting dalam meletakkan tingkat martabat mereka pada tempat yang semestinya. Di sanalah dilakukan penobatan penghulu. Di sanalah tempat pusat perjamuan penting untuk berbagai keperluan dalam menghadapi orang lain dan tempat penghulu menanti tamu-tamu yang mereka hormati.
e.Sebagai tempat merawat keluarga, rumah gadang berperan pula sebagai rumah sakit setiap laki-laki yang menjadi keluarga mereka. Seorang laki-laki yang diperkirakan ajalnya akan sampai akan dibawa ke rumah gadang atau ke rumah tempat ia dilahirkan. Dan rumah itulah ia akan dilepas ke pandam pekuburan bila ia meninggal. Hal ini akan menjadi sangat berfaedah, apabila laki-laki itu mempunyai istri lebih dari seorang, sehingga terhindarlah persengketaan antara istri-istrinya.

4. Fungsi Bagian Rumah :

Rumah gadang terbagi atas bagian-bagian yang masing-masing mempunyai fungsi khusus.
a. Seluruh bagian dalam merupakan ruangan lepas, terkecuali kamar tidur.
b. Lanjar dan ruang yang ditandai oleh tiang. Lanjar yang terletak pada bagian dinding sebelah belakang biasa digunakan untuk kamar-kamar. Jumlah kamar tergantung pada jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya. Kamar itu umumnya kecil, sekadar berisi sebuah tempat tidur, lemari atau peti dan sedikit ruangan untuk bergerak. Kamar memang digunakan untuk tidur dan berganti pakaian saja
c. Tiang itu berbanjar dari muka ke belakang dan dari kiri ke kanan. Tiang yang berbanjar dari depan ke belakang menandai lanjar, sedangkan tiang dari kiri ke kanan menandai ruang. Jumlah lanjar tergantung pada besar rumah, bisa dua, tiga, dan empat.
d. Ruangnya terdiri dari jumlah yang ganjil antara tiga dan sebelas.
e. Kamar, secara khusus diperuntukkan bagi para gadis yang terletak di bagian kanan. Kamar yang di ujung kiri, biasanya digunakan pengantin baru atau pasangan suami istri yang paling muda. Meletakkan mereka di sana agar mereka bisa terhindar dari hingar-bingar kesibukan dalam rumah.
f. Anjung, anjung sebelah kanan merupakan kamar para gadis. Sedangkan anjung sebelah kiri digunakan sebagai tempat kehormatan bagi penghulu pada waktu dilangsungkan berbagai upacara. Pada waktu sehari-hari, anjung bagian kin itu digunakan untuk meletakkan peti-peti penyimpanan barang berharga milik kaum.

Lanjar kedua merupakan bagian yang digunakan sebagai tempat khusus penghuni kamar. Misalnya, tempat mereka makan dan menanti tamu masing masing. Luasnya seluas lanjar dan satu ruang yang berada tepat di hadapan kamar mereka.
Lanjarketiga merupakan lanjar tengah pada rumah berlanjar empat dan merupakan lanjar tepi pada rumah belanjar tiga. Sebagai lanjar tengah, ia digunakan untuk tempat menanti tamu penghuni kamar masing-masing yang berada di ruang itu. Kalau tamu itu dijamu makan, di sanalah mereka ditempatkan. Tamu akan makan bersama dengan penghuni kamar serta ditemani seorang dua perempuan tua yang memimpin rumah tangga itu. Perempuan lain yang menjadi ahli rumah tidak ikut makan. Mereka hanya duduk-duduk di lanjar kedua menemani dengan senda gurau. Kalau di antara tamu itu ada laki-laki, maka mereka didudukkan di sebelah bagian dinding depannya, di sebelah bagian ujung rumah. Sedangkan ahli rumah laki-laki yang menemani nya berada di bagian pangkal rumah. Sedangkan ahli rumah laki-laki yang menemaninya berada di bagian pangkal rumah.
Pengertian ujung rumah di sini ialah kedua ujung rumah. Pangkal rumah ialah di bagian tengah, sesuai dengan letak tiang tua, yang lazimnya menupakan tiang yang paling tengah.
Lanjar tepi, yaitu yang terletak di bagian depan dinding depan, merupakan lanjar terhormat yang lazimnya digunakan sebagai tempat tamu laki-laki bila diadakan perjamuan.

Ruang rumah gadang pada umumnya terdiri dari tiga sampai sebelas lanjar. Fungsinya selain untuk menentukan kamar tidur dengan wilayahnya juga sebagai pembagi atas tiga bagian, yakni bagian tengah, bagian kiri, dan bagian kanan, apabila rumah gadang itu mempunyai tangga di tengah, baik yang terletak di belakang maupun di depan. Bagian tengah digunakan untuk tempat jalan dari depan ke belakang. Bagian sebelah kiri atau kanan digunakan sebagai tempat duduk dan makan, baik pada waktu sehari-hari maupun pada waktu diadakan perjamuan atau bertamu. Ruang rumah gadang surambi papek yang tangganya di sebuah sisi rumah terbagi dua, yakni ruang ujung atau ruang di ujung dan ruang pangka atau ruang di pangka (pangka = pangkal). Dalam bertamu atau perjamuan, ruang di ujung tempat tamu, sedangkan ruang di pangkal tempat ahli rumah beserta kerabatnya yang menjadi si pangkal (tuan rumah).

Kolong rumah gadang sebagai tempat menyimpan alat-alat pertanian dan atau juga tempat perempuan bertenun. Seluruh kolong ditutup dengan ruyung yang berkisi-kisi jarang.

5. Tata Hidup dan Pergaulan dalam Rumah Gadang :

Rumah gadang sangat dimuliakan, bahkan dipandang suci. Sebagai perbendaharaan kaum yang dimuliakan dan dipandang suci, maka setiap orang yang naik ke rumah gadang akan mencuci kakinya lebih dahulu di bawah tangga. Di situ disediakan sebuah batu ceper yang lebar yang disebut batu telapakan, sebuah tempat air yang juga dan batu yang disebut cibuk meriau, serta sebuah timba air dari kayu yang bernama taring berpanto.

- Perempuan yang datang bertamu akan berseru di halaman menanyakan apakah ada orang di rumah. Kalau yang datang laki-laki, ia akan mendeham lebih dahulu di halaman sampai ada sahutan dan atas rumah.
- Laki-laki yang boleh datang ke rumah itu bukanlah orang lain. Mereka adalah ahli rumah itu sendiri, mungkin mamak rumah, mungkin orang semenda, atau laki-laki yang lahir di rumah itu sendiri yang tempat tinggalnya di rumah lain.
- Jika yang datang bertamu itu tungganai, ia didudukkan di lanjar terdepan pada ruang sebelah ujung di hadapan kamar gadis-gadis.
- Kalau yang datang itu ipar atau besan, mereka ditempatkan di lanjar terdepan tepat di hadapan kamar istri laki-laki yang menjadi kerabat tamu itu.
- Kalau yang datang itu ipar atau besan dari perkawinan kaum laki-laki di rumah itu, tempatnya pada ruang di hadapan kamar para gadis di bagian lanjar tengah. Waktu makan, ahli rumah itu tidak serentak.
- Perempuan yang tidak bersuami makan di ruangan dekat dapur.
- Perempuan yang bersuami makan bersama suami masing-masing di ruang yang tepat di hadapan kamarnya sendiri.
- Kalau banyak orang semenda di atas rumah, maka mereka akan makan di kamar masing-masing. Makan bersama bagi ahli rumah itu hanya bisa terjadi pada waktu kenduri yang diadakan di rumah itu.
- Kalau ada ipar atau besan yang datang bertamu, mereka akan selalu diberi makan. Waktu makan para tamu tidaklah ditentukan. Pokoknya semua tamu harus diberi makan sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing. Yang menemani tamu pada waktu makan ialah kepala rumah tangga, yaitu perempuan yang dituakan di rumah itu. Perempuan yang menjadi istri saudara atau anak laki-laki tamu itu bertugas melayani. Sedangkan perempuan perempuan lain hanya duduk menemani tamu yang sedang makan itu. Mereka duduk pada lanjar bagian dinding kamar.

Orang laki-laki yang ingin membicarakan suatu hal dengan ahli rumah yang laki-laki, seperti semenda atau mamak rumah itu, tidak lazim melakukannya dalam rumah gadang. Pertemuan antara laki-laki tempatnya di mesjid atau surau, di pemedanan atau gelanggang, di balai atau di kedai. Adalah janggal kalau tamu laki-laki dibawa berbincang-bincang di rumah kediaman sendiri.

Rumah gadang, sangat sempurna digambarkan dalam petatah berikut ini :
Rumah gadang sembilan ruang,
selanjar kuda berlari,
sepekik budak menghimbau,
sepuas limpato makan,
sejerih kubin melayang.
Gonjongnya rebung membersit,
anting-anting disambar elang.

Perabungnya si ular gerang,
bertatah timah putih,
berasuk teras limpato.
Cucurannya elang berbegar,
sagar tersusun bagai badar mudik.

Parannya bak si bianglala,
bertatah air emas,
sela-menyela air perak.
Jeriaunya puyuh berlari,
indah sungguh dipandang mata,
tergambar dalam sanubari.

Dinding ari dilanjar panas.
Tiang panjang si maharajalela,
tiang pengiring menteri delapan,
tiang tepi penegur tamu,
tiang dalam putri berkabung.

Ukiran tonggak jadi ukuran,
bertatah air emas,
disepuh dengan tanah kawi,
kemilau mata memandang.

Damar tiris bintang kemarau.
Batu telapakan cermin terlayang,
Cibuk meriau baru sudah,
penanjur perian ber pantul.

Halaman kersik terbentang,
pasir lumat bagai ditinting.
Pekarangan berpagar hidup,
puding emas pagar luar,
puding merah pagar dalam.
Pohon kemuning pautan kuda.
Lesungnya batu berlari,
alunya limpato bulat.
Limau manis sandarannya.

Gadis menumbuk jolong gadang,
ayam mencangkur jolong turun,
sudah kenyang baru dihalaukan,
dengan galah sirantih dolai,
ujungnya diberi berjambul sutera.

Ada pula kolam ikan,
airnya bagai mata kucing,
berlumpur tidak berlumut pun tidak,
ikan sepat berlayangan,
ikan garing jinak-jinak,
ikan puyu beradai emas.

Rangkiangnya tujuh sejajar,
di tengah sitinjau laut,
penjemput dagang lalu,
peninjau pencalang masuk,
di kanan si bayau-bayau,
lumbung makan petang pagi,
di kiri si tanggung lapar,
tempat si miskin selang tenggang,
penolong orang kampung,
di musim lapar gantung tungku,
lumbung kecil sela-menyela,
tempat menyimpan padi abuan

==>Iko yo yo sabana palajaran BAM- Budaya Alam Minangkabau

yo bana cinto kampuang yo wak dibuekknyo..
cinto nagari...

sumber
http://bundokanduang.wordpress.com/rumah-bundo/

Kamis, 13 Mei 2010

What The HecK

sudah sekian lama.. diriku engga ngebLog...
Hari ini... adalah hari yang berat..dan sangat berat untukQ...
kata-kata yang sangat tidak pernah teringinkan dalam hidupku..
akhirnya keluar juga dari mulutQ...
Tuhan... setelah itu terjadi... dan aku ungkapkan..rasanya juga baik dalam hati ini..
tapi... hal ini selalu terpikir untukku... aku ini mungkin masih terlalu kanak-kanak..
dan sangat bodoh...
jika melihat kembali beberapa bulan yang yang lalu..itu bukan diriku...yang seperti biasanya
aku rindu diriku yang dulu... yah.. ini sangat egois...
aku sangat takut dewasa...T_T

Senin, 05 April 2010

Fauzan adiKKu


Taragak Jo Fauzan.. adiak Kak Ona







<==++Taragaaaakkk jo Fauzannn++==>




Taragakk





Kak Ona Sayang FauzaN




Taragak Kampuank..terutama taragak jo Fauzan



Inilah adik yang paling daku sayang banget…
Suaaaaayang… Banget…
Hmmm sudah hampir satu tahun aku tidak bertemu lagi dengan adikku ini… kira-kira udah sebesar apa yang dia… pengen banget Kak Ona ketemu Fauzan..


Inilah yang gw rasakaN:



1. kakak taragak

2. Yo bana taragak bana

3. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

4. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

5. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

6. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

7. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

8. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

9. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak

10. Kakak Taragaaaaaaaaaaaaaaak



  1. taragak kampuankk
  2. taragak kampuankk
  3. taragak kampuankk



arsip

januari 2010

pebruari 2010

maret 2010




Malang, april 2010
Penulis
(Kak Yona)






Selasa, 16 Februari 2010

Minangkabau = ANak Mudo Harus Cinto Budayo


Suku Minangkabau atau Minang adalah kelompok etnik Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. Wilayah penganut kebudayaannya meliputi Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, bagian selatan Sumatera Utara, barat daya Aceh, dan juga Negeri Sembilan di Malaysia. Dalam percakapan awam, orang Minang seringkali disamakan sebagai orang Padang, merujuk kepada nama ibukota propinsi Sumatera Barat yaitu kota Padang. Hal ini dapat dikaitkan dengan kenyataan bahwa beberapa literatur Belanda juga telah menyebut masyarakat suku ini sebagai Padangsche Bovenlanden.

Adat istiadat Minang sangat khas, yang dicirikan dengan sistem kekeluargaan melalui jalur perempuan atau matrilineal, walaupun budayanya juga sangat kuat diwarnai ajaran agama Islam. Saat ini masyarakat Minang merupakan masyarakat penganut matrilineal terbesar di dunia[5][6]. Selain itu, etnik ini juga telah menerapkan sistem proto-demokrasi sejak masa pra-Hindu dengan adanya kerapatan adat untuk menentukan hal-hal penting dan permasalahan hukum. Prinsip adat Minangkabau tertuang singkat dalam pernyataan Adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah (Adat bersendikan hukum, hukum bersendikan Al Qur'an) yang berarti adat berlandaskan ajaran Islam.

Orang Minangkabau sangat menonjol dibidang perniagaan, sebagai profesional dan intelektual. Mereka merupakan pewaris terhormat dari tradisi tua Kerajaan Malayu dan Sriwijaya yang gemar berdagang dan dinamis. Hampir separuh jumlah keseluruhan anggota suku ini berada dalam perantauan. Minang perantauan pada umumnya bermukim di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Medan, Batam, Palembang, dan Surabaya. Di luar wilayah Indonesia, suku Minang banyak terdapat di Malaysia (terutama Negeri Sembilan) dan Singapura. Di seluruh Indonesia dan bahkan di mancanegara masakan khas suku ini, yang populer dengan sebutan masakan Padang, sangatlah digemari.

Tanah Minang pernah menjadi ajang perang Paderi yang terjadi pada tahun 1803 - 1838[9], dan merupakan salah satu perang penaklukan terlama yang dilancarkan Belanda dalam politik ekspansinya di abad ke-19 di Nusantara. Kekalahan dalam perang tersebut menyebabkan tanah Minang berada di bawah kekuasaan pemerintah kolonial Hindia-Belanda sejak tahun 1838, dan berakhir pada tahun 1942 seiring dengan penyerahan kekuasaan kepada Jepang.

Jumat, 25 Desember 2009

mmmmmmmmmmmmmmmmmm


Ever since I fell in love, I can only see you
my heart is beating so fast

Hug me deep against your chest, while walking on the sidewalk, lbe sure to kiss me
To throw little tantrums on purpose, and to put on a cute act

To know your heart by the look of your eyes, to stay close together even when it's hot
To link arms tight while walking, and infront of your house, give you a sweet kiss

CAUSE I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU
CAUSE I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU

If i don't see you even for one day, I want to give you a kiss
I want to kiss, the sweet you
'til you can't breathe and are about to burst,
I'll hug you
Until the end of time,
I'll love you

even when i see sexy women, i'll look straight ahead and keep walking
Late at night, i call you. I love you, I tell you countless times

CAUSE I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU
CAUSE I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU

If i don't see you even for one day, I want to give you a kiss
I want to kiss, the sweet you
'til you can't breathe and are about to burst,
I'll hug you
Until the end of time,
I'll love you

After meeting you, each day is exciting,
after meeting you, each day my heart greets with flutters
after meeting you, each day grows shorter
after meeting you, each day's end leaves me wistful
after meeting you, each day is mild and soft
after meeting you, each day is filled with happiness
after meeting you, I became a princess and,
after meeting you, I'm a happy girl

I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU
I LOVE YOU, CAUSE I NEED YOU

Sabtu, 12 Desember 2009

Kota Malang Untuak Parantau MUdo


Salamaik DAtang di Kota Malang

Ehem…
Na saketek nio bacarito tentang Kuliah di Kota Malang
Kota Malang adalah sebuah kota besar di propinsi jawa timur, iko kota indak pulo gadang-gadang bana do, tapi kalo diliek dari perkembangan kotanyo, kota Malang lebih gadang dan labiah maju dari pado Ibu kota propinsi kito padang. Kotanyo talatak dibawah kaki gunuang kawan sumeru jo gunuang putri LOLOk, jadi kiro-kiro kawasannyo mantuak kuali-lah… yang dilindungi pagunungan sakaliliangnyo.
En, kalo suku disiko…yo tantualah jawa kasadonyo… aRemania cuy…trus… banyak juo pandatang dari berbagai kota tarutamo dari kawasan jawatimur ko, trus salabiahnYo dilua jawa timur… Madura, jateng,jabar, sumatera, ambon, Lombok, Sulawesi, irian, kaliamantan, arab, india, madagaskar, Malaysia, kamboja, Thailand ..hoah… pokoknyo banyaklah… kal disiko... mancaliak bantuak urangnyo alah ketahuan sia en urang ma inyo… pokoknyo dikota Malang ko komplit kasadoalahe etnik manapun di Indonesia maupun lua nagari.
Kalo urang nan asli Malangnyo alias Aremania.. . bahasonyo alah bahaso jawa trus..kato-katonyo dibaliak-baliak… ndeh… paniang wak dibueknyo, yo ka ba’a lei… raso di planet ma pulo wak dibueknyo. Yo…nan paniangnyo wak harus bisa bahaso jawa dulu trus… a.. sudah tu harus bisa mambaliak-baliakkan kata-katanyo,,,yolah paniang wak dibuek… eh, ndak awak nan pendatang ko sajo nan dibueknyo bengak dek bahasonyo do, tapi koha… mantuak kawan sakamar Na si Zuki nan asliNyo Aremania…tapi ndak Obeh bahaso aremAnia… hem… maklum mungkin dek alah acok berbaur jo urang lua, trus,,,bahaso aslinyo surang ndak takana lai do. Trus.. dari segi bahasa pulo… dimalang urang-urang manggunokan bahaso dobel java language…yakni bahaso nan kasaNyo jo haluih.
Dari segi wilah…kota Malang memang sangatlah jauah dari kampuang kito ranah Minang, mungkin kalo Nak kito nio manuju kota iko yo kito harus malewati 4 propinsi malalui liteh Sumatera, trus..ditambah malaweti 4 propinsi di pulau jawa..trus klolah masuak propinsi jawatimur.. .it kalo dunsanank tampauh jo naiak kareta api… yo kito harus pulo malewati kota madiun, tuluang agung, Kediri, trus…Blitar kota kelahiran Bung Karno trus… sajam satangah setelah itu…barulah kito sampai di Kota Malang nan sajuak ko.
Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan Internasional, berbagai macam pendidikan terbaik ado disiko, yakni,,, tata wilayah untuk pendidikannyo babantuak komplek, nan dalam kota tu terdiri berbagai macam pendidikan mulai dari pendidikan usia dini sampai lanjut usia, sikola-sikola di Malang ratingnyo di Indonesia menduduki posisi tarateh taruih yakni mulai dari tingkat SD sampai perguruan tinggi, pokoknyo Okelah… kalo disabuikkan pulo sakolaNyo… panek pulo tukang tulihnyo beeKo. Ehem!
Disiko ambo menyarankan sebagi perantau mudo Minang, handaknyo kalo Kuliah itu bisa kalua dari kampuang awak surang. Yakni dengan makasuik, urang minang ko kan perantau sejati, trus…inyo marantau kanagari Urang yakni untuak baliak ka kampuang dan mamanfaaikkan ilmunyo untuak kampuangnyo.

Jumat, 20 November 2009

MaLang Di Kota Malang (versi piak tengkak)

Azan subuah nyariang tadanga dipangka talingo, soalnyo kosan Na basubarangan sajangka indak balabiah jo musajik. Yolah… sagiro Na bakirok dari tampek lalok manuju kamar mandi ka bawuduak, lah salasai basuci langsuang Na baeh sumbayang subuah…hem…sumbayangko yo bana penyempurnaan basyukur ka Tuhan dek masi dibari kesempatan masi bisa barangok di pagi tanggal 19 ko,dek alah salasai subuah….eh.. ndak lamak perasaan dowh… ari masi manunjuakkan jam 3an baru di hape Na… ndeh…dek Nampak angko tigo tu…mantuak biaso, Na pasti ka malanjuikkan lalok Na yang lamak tadi…hehehehe, secara iri nyaliak si Zuki lalokNyo sanang taruih dan indak tajago-jago sampai jam 7 manjelang, yo… babaliakLah ka posisi Na nan samulo mantuak tadi.. Nak taulang baliak mimpi Na yang ancak cako… mimpi takana sobok jo kawan-kawan lamo judunyo. Lah barusaho Na mamiciang-miciangkan mato, eh…Lah saparo jalan karajo mato ka mambaliakkan mimpi ka posisi semula,,,ealahh …What HaPpEn Aya OpO iki? kiroNyo… Na alun mangrajoan tugas kelompok le… pagiko jam 7 ko Na presentasi, nyak bahannyo alun salasai… alun ba print out pulo lei…paniang den!
Barusaholah Na mambangkikkan samangek badanko untuak jago… en barusaho maelok-elokkan kaki2 Na ko, Na bukak Leppong Na, Na idukkan Printer bia bekolah salasai ngetik Na langsuang mamprintnyo, yo bana bedo NA manyalasaikan tugas ko… Na ngetik yo bana persis gaya si L ( Lawliet), nan basahabat yo ciek tangan kida ko nyoh, akhirnyo salasai juo, Na langsuang ka kamar mandi…bersiap-siap kuliah pagiko. Segar salasai mandi, Na caliak si Zuki masi PW lalok… ondeh/… yo bana-bana sajadi-sajadinyo si Zuki kowh…
“Oi Zuk… Koen… ndak ka kuliah ko!... woi Jancok Mania… !“kecek Na mamakak-makak
“Aku loro Zon… tolong bikini surat…!”kecek si Uki jo mato masi tatutuik
“yo Wes! Kalo gitu aku brangkat yo…! Jagain kamar!” kecek Na sambia balalu maninggakan kamar nomer 13 ko.
***
Sampai dikampus pakuliahan langsuang dimulai Pak Sulton, nampaknyo kawan-kawan salokal Na banyak yang indak masuak, mungkin bi latiah bana, lagian kuliah ari iko cuman ciek mato kuliah ko sajo nyo, kuliah taraso sangaik mabosankan, nak2 bipresenntasi..bi ndak jaleh topic nan mereka bahas, untuang ka tibo kalompok Na ka maju wakatu abih, pas bana, sanang ati Na, lagian yang datang kelompok Na cuman Na sajo nyoh… yo K-O-lah Na kalo presentasi surang, nan bedonyo Na manjawek partanyaan urang-urang nan ndak jaleh.
Salasai kuliah Na langsuang manengkak-nengkak ka kantin, masan tahu talua+teh es, paruik kanyang…basobok pulo jo kawan sapagunjiangan, yo bagunjiang Na saganyek daulu, e…pas asik-asik bangunjiang… ado pulo sms dari si Rei…
“Yon…kamu bawa KKP kan? Kita habis ni ACC looping di sever!”smsNyo penuh aLay
“Yow wes! Koen aku tunggu di kantin!”baleh Na
Eh.. Alay sajam Na manunggu di kantin paja tu atibo tibo juo lei… yo sudah… mungkin lah malatuih pulo bisua Na dek manunggu paja tu dek saking lamoNyo, Na sms inyo… dibalehNyo “ Orang sabar disayang tuhan…” eh… asli Na bacaruik caruik dibueknyo, daripado banyak pulo caruik Na buek, langsuang Na nbarangkek ka server lei… eh sadang malangkah manuju server… tadanga suaro Urang alayy nan LambeNyo ampia SUWEK… “Yon….” (Sia juo kalo bukan si Rei…)
Gr………raso ka Na kuyak-kuyak lambe paja tu, siap tu…langsuang kami ka server… eh…kironyo asdos kami tu sadang pai syuting pulo… “GLODAK!”, matiiilah.. ye Ape lei kowh… tapaso ACC ditunda sampe bisuak, dengan lemah tak berdaya, Na langsuang terpaku…tapi saat itu DHA Na ndak langsuang abih do, Na kaluakan Leppong Na, Na baeh ngospot deserver…secara Na baru dapek ilmu manghack Pesbukk yang alah di blokir kampus…..
“JETER!”…apo nan tajadi ko..Pesbuk Na ndak bisa dibukak dowh… iko mungkin lah karma untuak Na, sahinggo tajadi mantuak iko,,, pesbuk Na yo bana ndak bisa dimasuki sama sekali…Oalah… dari padoo ambiak pusiang… Na brosing ajolah….
Jam 1.48 Na disms sohib Na, Innanlillahih wainnalillahi roji’un, telah berpulang kerahmatullah Guru dan Bapak kita Jon Febrizal tanggal 19 nov pukul 13.30, ndeh… yo bana sadiah ditingga guru nan kami cinto. Na baleh.. sms sohib Na tu…Na tanyoan apo panyakik si Guru dek bisa maningga…tapi ndak dibalehnyo dowh.
Ndak taraso ari makin sanjo…. Deserver urang bi manggata sadoe… si rei kaca ka mangaca di kaca jantan se karajoX… syock Na… Na barusaha cuek…manyalasaikan donlotan Na yang tak kunjung berKesudahan…. Na berniat pulang lei.. si rei…mintak samo pulo, nyo ka manjmpuik londriannyo didakek kosan Na, akhirnyo kami bareng pulang, Na langsuang ka kosan, mamuta kipeh angin, secara Malang kini angekNyo mintak ampun!(ko tando-tando ari ka kiamaik),sumbayang ashar cek lu…bi situ Na puta pilem korea kesukaan Na sampai magrib menjelang.
Ndeh… ndak sadar Na kalo ari kironyo alah malam, Na alun mandi lei...untuang ado Bunda si Zuki yang namuah mangawani Na mandi. Akhirnyo Na bisa menyegarkan diri malam iko, siap tu segera Na ka mambakaan CD nan ka Na kirim bisuak untuak adiak Na si Katuniak. Ko tapikia dek na, tiok minggu Na mangirim paketan taruih ka inyo… ko si Cak Pen, Uni Ami, jo si Limbek ma sms Na..kini di Beskem pelatihan Java ka dimulai lei… jaleh Na lah ngecekan ka Cak Pen Na ndak bisa ikuik do…dek keaadaan Na yo bana indak memungkinkan dowh, trus…sms Na yang Na krim cako siang bru dibaleh dek sohib Na tu..jawekNyo dingin bana, ndeh! jETer! Yo… aden Salah kironyo
Huh.. akhirnyo salasai juo mambaka CD, sumbayang isya cek Lu… siap tu… ko hah… kini Na mangetik carito Na untuak ari iko pakai gaya si L(Lawliet),mangetik 11 jari…hm…kini lah sangah 9 hah… Um… tadi lailah…Na smsan jo kawan kendor Na si Baron... sanang rasonyo, tapi antah bilo kami ka konfrensi baliak le kowh….
eH..manga ancak lei yowh… si Uki kini pasti sadang sibuk jo tetangganyo… ancak nonton cek luuu, ko sambia malatiah kakiko normal baliak.

Rabu, 18 November 2009

Malang di Kota Mlang (versi Malawan Kudo)

Asli! Lawan Na tadi pas tandiang tunggal Putri… Kudo kiroNyo… di Babat Habihnyo Na… set 1 12-20 set 2 6-20. Pantak mah… Hari iko adalah hari Kekalahan TEP, malu-malu-in namo TEP se Na nyo.. Mambuek namo TEP buruak se… Ndak usahlah Na banyak carito tentng tandiang Na hari iko… yo Bana mambuek Ndak lamak hati dowh. Pokoknyo hari iko yo bana buruak Lah!
Salasai pertandingan jam 1 lewat stek, paruik Na litak…bana… tapi Na kajaan tuka baju dulu ka Radio, Na tuka baju harus mantuak mission Lose…hahahaha, takuik dicigok CCTV, nyak baunlah baun kudo Pulo, ba’a ndak kadituka baju, jam sangah 3 beko Na ado kuliah Jo bu Anastasya. Ko gara-gara tandiang tadi Na ndak masuak kuliah aplikasi Komputer jo desain grafis dowh… JiamBut Mah!
Lah salasai Na ganti baju Na E… si Kepra masuak pulo, inyo ka bacarito tentang hasil rapek patang, tapaso Na tahan paruik litak ko dulu. Kiro dari rapek patang yang Na baduo si Zuki ndak tibo… Kironyo… si Kepra ko kanai dek urang ateh2 kami, yo bana maibo caritonyo, nyo bandiang2kan karajo inyo jo Na…trus intinyo urang2 tu ngecek “Hah…kami ndak tau gai ang jadi sampai jadi kapalo dowh..jujur kamiko lobiah mamiliah si Bisua lei!” ndeh pasti manyakikkan bana untuak inyo, apolai mambaok-baok namo Na Gai… Na jadi ndak lamak samo si s Kepra dowh… Jujur dalam hati Na… Na lah ditunjuak en ditawari jadi Kepra tu… Na yo bana ndak amuah do… Na ndak nio nyari namo di tampek kuliah ko do… Na masi ingin asik-asik mantuak sma dulu, main samo kawan-kawan Na yang asik2, tapi kok salamo disiko urang nampaknyo mancari birokrasi , Na ndak nio nio tarikek jak perantau lain dowh… Na ingin baliak ka kampuang Na, mambenahi kampuang Na. Na kalo samangek Na punyo untuak eksis jo pede, tapi kok ka jadi punyo gelar en nyari namo.. Na yo bana indak nio do… ndeh… tuhan..
Lah salasai Na danga crito kawan Na tu… Na pai ka kantin surang, Na pasan tahu talua…trus es teh ciek, takanai 4.5oo. Na kudok makanan Na, sadang makan tu pulo nampak dek junior2 Na, dek inyo2 tau klo Na urang bukan urang jawa, dipakecekkan Na dalam bahaso Jawa dek’e. intinyo Mereka ngecek mantuak iko Hah “ Ndeh… asli gilo paja tu… makanNyo sacapek itu.!” Hahahahaha, dikecekan ndak tau Na inyo ngecek mantuak itu ahahahahah. Tu Na jawek se dalam hati le…” tu iyo… lei… kalian baik jantan baiak batino…makan-mangamek2.,.. …padahal kalo dirumah makan bacarabuik tuh! Huh!”
Salasai Na makan, Na basigageh baliak ka radio maambiak barang2 Na, siap-siap ka 104 mengikuti kuliah bu Anastasya… ndak samantuak biasonyo do… Na piliah duduak paliang balakang bana, disitu Na baeh lalok, Na idukkan MP3 W700i Na… Na puta lagu minang kesayangan Na, lagu-lagu zalmon… ondeh… mantap bana laguNyo… takalok Na dibueknyo deknyo salamo 2jam perkuliahan, kuliah salasai jam satangah 5. Na caliak si Zuki alah salasai presentasi… berarti ka pulang lei. Na siap2 lei.. Na kawanan si Zuki maantakan LCD ka server… e… kironyo Server alah tutuik… sobok jo si Dimas… trus..nyo suruah latakkan di radio… Lah salasai kami latakkkan, e… kami ditraktir si Dimas Makan bakso di Muko GKB… hah………..Lumayan… lah salasai makan, kami ndak lupo berterima kasih banyak ka si Dimas.. ehehehe. Si Zuki dalam perjalanan menuju kosan inyo ndak henti-hentinyo memuji Ke baikan si Dimas yang alah mentraktir kami makan bakso.
Akhirnyo sampai dikosan… yang partamo2 lari ka kamar mandi… Nan jaleh Na indak ka Mandi-mandi malam lei… CUKUPlahh.. Lampu mati-mati pulo dikosan, ko Na sadang ngetik Ha….. batre Leppong Na abih pulo… Na caliak hape Na… eh… sahari kini ko ndak ado kawan kendor Na ma-sms dowh… yowh… sms nan patang mungkin akhir dari kasadonyo. Yolah…. Mau ndak mawu Na harus manarimo kenyataan,,,bahwa suatu saat Na pasti akan kehilangan kawan Kendor Na… ,,,,,,,,,,,
Ndeh..tangan Na sakik Hah… ko dek mungkin dek main badminton tadi...ma sms se indak bisa dowh… yolah… cukup untuak hari iko. Ko panyakik nan dilutuik kida ko bangkik pulo hah.. diagiah minyak telon nan mambangkak ko… lumayanlah manjur stekk

Selasa, 17 November 2009

Malang di Kota Malang (Nonton 2012) ciek Lu....

Oalah…
Hari iko Na yo Bana latiah bana…um… tadi tu Na ndak ado kuliah dowh tanyato… trus Na jo kawan sakamar Na si Zuki ka pai nonton pilem 2012…ko yang katigo kalinyo mangantri… samati-mati aka… alahmadulillah akahirnyo lai dapek juo tikettu. Trus banyak nan lain hal-hal nan mambuek hari na buruk trus lumayanlah menyenangkan. Caritonyo mantuak iko hah…
Cako pagi… Na masuak kulaih jam ka-3, alias jam 8:45(kalo di Universitas Negeri Malang), hm… pagi-pagi bana Na alah maujuk-ujk ka kampus sebelum mato kuliah tu dimulai, soalnyo pulo, Ibu Na manyuruah Na mangiriman email pas Photo Na untuk mambuek KTP, secara KTP Na yang kini indak berlaku do, soalnyo indak terdaftar dalam kotamadya, yo…pado akhirnyo Na en sakeluarga harus barajo Ka Kabupaten 50 kota.
Lah salasai email takirim, Na mam-Pesbuk sabanta, yo ituang-ituang memanfaatkan wakatu manjalang 8:45, trus… dek alah pueh mam-FB, sageralah maluncur ka D1 ruang 204, eh…kironyo kawan-kawan salokal Na alun pulo tibo lei… Mantuak biaso, satiok pakuliahan Na pasti duduak di Muko, Na otak-atiklah Leppong Na, yo samantaro nungggu kawan-kawan tibo, ndak lamo kamudian kawan Na Tep-OFF C alah masuak sadonyo… siap tu Na cuek ajonyo, soalnyo Na alah PW mangaca-ngaca Looping Nan alun salasai dan harus di AcC minggu iko. E,,, ndak lamo sudah itu Leppong kanciang ko tapakiak-pakiak pulo inyo, yo ndak lain kalo batrenyo habis, yolah Na kaluakan colokan trus sagera Na mancas Leppong ko, katiko ka mancolokkan ka sambungan listrik, eh takajuik gadangLah Na, Nampak sapatu kiro-kiro ukuran apak-apak..bacaliak bana jaleh-jeleh pulo dek dek Mato Na nan ancak ko..aha… lai ado bakaki, trus Na caliak bana sampai kateh.. . sampai wujudnyo yo banal ah jaleh, eh…kironyo dosen PV ( “Glodak!” asli Na yo bana syock! hah… Nan herannyo tapi perkuliahannyo ndak dimulai-mulai, trus… Na berinisiatif untuak mananangkan kawan-kawan nan alah ado didalam local, dalam pikiran Na “Mungkin iko dosen sadang Mangamuak pulo ga’ah mungkin, biasonyo kalo urang-urang mamakak dalam kelas…inyo baeh patiaknyo Rokok JiSAMSU sampai pakuliahan salasai, Yo nan marasai PastiLah Na… soalnyo nan bahadapan langsuang jo asok Rokok Yo si Febri Yona ko.”
Hah… kok dosen ko masi antok-antok se…kawan-kawan salokal alah bi-haniang sadonyo. Ndak lamo sudah itu…barulah si dosen mangaluakan suaro, ndeh… nan maraso pertamo paliang mande-Re-dEG yo Na…ba’a ndak ka ba’itu Na pulo… beko lasuang se inyo duduak jak duduak urang kayo…siap tu nyo baeh patiak rokok samsuNyo…yo Dihambuihkanlah asokNyo ka penjuru Kelas…”OtoMatis” nan marasoan asok partamo nan mangambang di udara Yo Ona. Hal yang indak terduga tajadi… si Dosen bilang
“ Lho…kalian ngga tau ya… minggu ini Pemograman visual kan saya OFF-kan.”kecek si Dosen Sumbringah bahagia…maliek dek Off C ko talampau rajin kuliah
“Glodak…..Glodakk…Glodak…. Jeter!,…jeter….!Na caliak wajah anak-anak salokal langsuang barubah…antah bahagia antah ka berang antah ka ba’a rasonyo, tapi nampaknyo nak-anak menerima dengan pasrah informasi yang alah mereka dapek, tapi… pas itu yo momen yang manyanangkan juo Untuak Na jo kawan-kwan, soalnyo kami hari iko kan memang ado rencana ka manoton 2012 di 21 Matos, aseeek… lagian ari masih pagi..tentu sajo beko pasti dapek tiket nonton.
Lah kalua dari D1, Na jo si Zuki langsuang bertolak ka radio, mungkin kawan-kawan nan bajanji tu mananti di teras radio… Oalah… Jaimbul! Jiambut… indak pulo kampret2 tu disitu do…, yolah…mungkin mereka sadang makan dikantin, trus… Na jo si Zuki, kami bukaklah radio tu gak sabanta lu… mungkin siap makan meraka tu pasti mauju radio mungkin.
Lah 15 minik kami manunggu, indak juo do, trus kami turuik bana lei… ka kantin… indak pulo ado… Ndeh! Muak den lei hah… di-sms…inyo ndak di balehnyo do…
Trus ko si Zuki alah ngamuak-ngamuak…laah meso-meso pulo inyo “ Yo Opo iko Zon… Jancok mania arek-arek iki, katanya mo Nonton… yawdah kita jalan menuju aTos sak’iki,, adu bener-bener udah ngebet nih,,,” kecek si Zukin Ber-api-api
“Zan zon… Zan Zon terus…koen! Yow Wes kita Pudal sak iki…” kecek Na manukiak Piapi Na pulo.
Eh… dalam perjalanan urang nan sato nonton cako ma-sms, “ Yon, kamu dmn? Jam 12 sekarang kita ada rapat di radio. jadi nonton tah? Kalo iya aku titip tiketnya”
Ola…paneh….matilah… jaleh kamilah dalam perjalanan ka 21, “Mate kita Zuk… Kunci radio nang kita!”kecek Na cameh
“Y owes Zon! Kita terlanjur pudal gini.. aku ogah mo balik, kita juga hampir sampae nih!” kecek si Zuki dengan khas mesoNyo.
Siap tu langsung Na sms “ Kita wes Pudal Bil! Maaf, kita ga bisa ikut rapat, koen dari tadi kita sms ga dibls2, kita ngambil nontonnya jam 12”. Sms dikirim……
Sms diterima dari kapalo radio “ Yow wes…brarti kalian ga ikut rapat, aku ga jadi nitip deh!”.
***
Sampai di matos Na jo Zuki langsuang balari naiak ka escalator, balari-lari manuju 21, Odeh… Jeter! Jeter! Jeter… asli paniang-paniang kapalo Na jo si Zuki mancaliak antrian yo bana alah sampanjang tali baruak, padahal 21 alun bukak lei… dari ujuag ka ujuang…
“ yO Opo iki Zuk…. Kita pulang aja… aku ga sanggup… sumpah… benerr ga sanggup… trus lagi belum tentu ni masing-masing orang beli tiket cuman 1 permasing2 orang, pasti mereka pesen banyak…hwaaa” kecek Na hampia pingsan mancaliak keadaan.
“Hoi… Jancok mania… yo Opo si koen..kita udah susaah-susah kesini..udah belain2 datang pagi… pokoknya kita berdo’a aja, kita pasti dapet!” kecek si Zuki penuh semangat jo Kata-kata Meso khas inyo.
“Yow wes.. aku percaya wes…”kecek Na yo bana pasrah. Kamipun mulai menjalani antrian, salamo dalam antrian…ko si Zuki ko ndak baranti untuak ba do’a, bahkan inyo kuek2 mambaco kata-kata “ YA ALLAH…TUNJUKKAN MUKJIZATMU… YA ALLAH…” Asli malu Na di bueknyo…tapi ka ba’a juo le… sapo tau anjur do’a inyo…(sedikit mengenalkan, si Uki Ko samanjak Tamaik Pondok pesantren pas SMP sampai kini indak pernah sumbayang 5 wakatu) tapi waktu ba’do’a di tengah public tu..yo bana khusuk do’anyo.
Alhamdulillah… akhirnyo kami bisa mandapekkan tiket nan jam 12 siang ko walaw dapek tampek duduak nomor 2 paliang muko, kami langsuang masuak ka studio 1, en.. si Zuki wanti-wanti… tiketnyo wajib disimpan…karano mandapekkan yo bana penuh perjuangan, alah 3 kesempatan, tapi selalu gagal.

Ondeh…! Pilemnyo yo sabana ancak.. sumpah! Animasinyo keren bana… si Zuki ko mamakiak-makiak gadang saking tagangnyo… Na..yo icak-icak ndak kenal Jo paja tu le.. Lah payah Na mamokok muncuang paja tu... akhirnyo Na padiakan lei.
Nonton 2012 salasai jam 3anlah…yo bana pueh rasonyo… untuang alah salasai nonton, ko MUI Malang banyak cincong pulo… keceknyo 2012 ka diraik penayangannnyo di Bioskop Malang… ah… bialah… Nan pantiang Na baduo si Zuki lah sanang…. Raso ka dicibian urang-urang yang lun nonton…en sabanata lai kan pilemnyo ka diboikot MUI..hahahahaha.
Na pamit ka si Uki, Na ka pai ka Beskem urang padang ka Kertoasri 99A, yo ka pai latian nari Minang jo silek Minang. Trus.. si Uki nyo duluan baliak ka kosan. Kamipun bapisah dimuko matos, ndak lamo sudah itu Na basobok jo uni Ami, Uni Oja, Ni rika. Kamipun sagera barangkek ka beskem naiak GL . diateh angkot kami mamakak bacarito bahaso Minang, urang nan saangkot jo kami lah paniang2 tu mancangang-cangang, siap tu… ndak tahan lai amak-amak nan disabalah Na, batanyolah.. dima kami barasal… kami jaweklah… asal kami dari SUMATERA BARAT, en berdecak kagumlah.. si Amak-amak dekny…padusi-padusi mantuak kami berani kuliah jauah.
Tibo di beskem, kami langsuang latian… yo jo uda-uda samo sakampuang. Sanang rasonyolah dibeskem, galak sarasonyo lah lapeh!... !!!! tapi kecek uda-uda jo uni-uni disitu…kok mereka menilai Na kini urangnyo alah pendiam, padahal Na maraso diri Na biaso ajo. Yo weslah… Kemudian ari deklah magrib, kamipun segera meluncur baliak ka habitat masiang-masiang. Trus uni Oja menawarkan lalok dikosan inyo ajolah…takuikknyo beko arilah kian malam sampai dikosan, pado saat itu na setujui.
Lah sampai di kosan uni Oja, paruikpun saraso lah litak, uni-unipun nak pai mambali makan, tapi Na kok saraso maleh bana. Uni-uni inyo nio kalua le mancari makan, Na dek takuk tingga surang dalam kosan, Na pun pai mambali makanan pulo. Di tampek uni-uni mambali makanan ndak katuju dek Na masakannyo do… Napun pamit ka pai mambali nasi kuniang di ambarawa, diambarawa Na basobok pulo jo Kepra pas mambali jus, keceknyo Rapek tadi yo bana ndak lamak do. Lah salasai jus Na, Na pamit ka Kepra. Na segera melencur ka kosan uni-uni.
Sampai dikosan uni-uni, kironyo uni-uni alah salasai makan, tu Na makan surang lei,..trus uni-uni Nanyo ka Na, “Mak Gaek…dek’a Gaek…samanjak-samanjak ko…lah ndak mantuak gaek nan dulu lei..? mak gaek banyak Nampak diam se, rusuah lo uni dibuekNyo” kecek uni-uni pol-polan perhatiannyo
“Apolah ko Ni… Na ndak ba’a2 do ni… Na biaso se manurut Na nyo…”kecek Na
“Yolah …kalo mantuak itu kecek gaek.”kecek uni oja manyarah…
Ndeh. Pkoke.. Uni ko sibuk se…manyaoan..
Jam tangan Na manunjuakkan jam sangah 9, takana dek Na, antah manga Na harus baliak ka kosan malam iko juo, Na pamit lo ka uni-uni. Uni-unipun takajuik, tapi yo ndak ba’a dek uni-uni do, tapi… beko kalo alah sampi dikosan na harus mengabari uni-uni.
Akhirnyo Na barangkek ka kosan Na lewat jalan2 yang jauah dari penerangan, yo bana kalam…Na lari-lari copek, trus… Na lupo mancek hape Na, eh..lah banyak sms Nan manumpuak… trus.. Na baleh sms sohib Na “U kalo sms ka Na nan pantiang2 selah!”
Na baleh bantuak itu se langsuangnyo slah kaprah, yo sudahlah… na harus manyalasaikan pajalanan Na sampai ka kosan…
Lah tibo dikosan Na sms ka uni-uni Na alah sampai dengan selamat. Trus.. Na langsuang Na mempersiapkan segala sesuatunyo untuak bisuak, insya Allah Na tandiang Malawan anak BKP, tunggal Putri jo Ganda Putri. Sia tu Na latihan silek stek dalam kamar… sampai si Uki meso-meso pulo…gara2 hantak2 kaki Na. Latiah se Na… kapalo lah paniang2 lo baliak… panyakik nan ndak biaso tibo… ko salalu tibo
Ndak tawu se Lah.. jam sangah duo hah… lalok lei….

Senin, 16 November 2009

TUgas praktikum pengurutan Angka

var
Form1: TForm1;

implementation

{$R *.dfm}

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var a,b,c: integer;
begin
a:=strtoint(edit1.Text);
b:=strtoint(edit2.Text);
c:=strtoint(edit3.Text);

if (a>b) and (a>c) and (b>c) then
begin
edit4.text:=inttostr(a);
edit5.text:=inttostr(b);
edit6.Text:=inttostr(c);
end
else if (b>a) and (a>c) and (b>c) then
begin
edit4.text:=inttostr(b);
edit5.text:=inttostr(a);
edit6.Text:=inttostr(c);
end

else if (b>a) and (c>a) and (b>c) then
begin
edit4.text:=inttostr(b);
edit5.text:=inttostr(c);
edit6.Text:=inttostr(a);
end

else if (a>b) and (c>a) and (c>b) then
begin
edit4.text:=inttostr(c);
edit5.text:=inttostr(a);
edit6.Text:=inttostr(b);
end

else if (a>b) and (a>c) and (c>b) then
begin
edit4.text:=inttostr(a);
edit5.text:=inttostr(c);
edit6.Text:=inttostr(b);
end

else if (b>a) and (c>a) and (c>b) then
begin
edit4.text:=inttostr(c);
edit5.text:=inttostr(b);
edit6.Text:=inttostr(a);
end

Minggu, 01 November 2009

Asli MMT

Ari iko.. aden Kuliah 2 mato kuliah, Jam partamo masuak jam 7, Nan pasti ado batugas Pulo di Jam itu... Jak patang ampe malam cako aden lah paniang ba'a ka caro mambuek tugasko. adeN lah barosaho untuak bisa manyaaLasaikan tugas, tapi ndak kunjuang salasai. Den cubo tanyo ka akawan sakamar den, eh..inyo samo pulo jo den.. ndak tantu a nan karajoann a tugasnyO... Yolah...Batambah Kawan paniang den... Lah samo paniang kaduoNyo...paruik lItak, siap tu aden pai kalua mambali nasi Goreng nan lamak di Muko kosan. eh...pas mambali sobok jo kawan nan samo sakaleh pulo jo den, di tapuakknyo pungguang den. tu lah takajuik pulo den.
siap tu ado aka den ka mangkopi tugas inyo. Partamonyo den tanyo... Inyo alah siap ndak Tugas nan untuak bisuak, Nyo kecekan alah... eh.. siap tu ka den Kopi tugasNyo... Nyo kecekan alaun salasai lei... e Knciank, Kapiruikkkkk! Yo... Bialah... trus kawan den ciek ten ma-sMs... Yon alah sasai tuagas ndak... mantuakknyo inyo ka mangkopi tugas Na, nyo kajampuik ka kosan... Yo inyoPun dak ngarajoan samo Na, tapi kami batigoPun berkomeitmen ndak ka ngarajoan tugas Do...sabalun lolok Na ma SMS kawan Na yang luamyan pintar di kaleh, Trus...Na baniek tulus ka ngoPi Tugas nyo... eh.... Untuang kawan den tu lai namuah bana mangopian, akhirnyo, dengan kesepakatan, Na jampuik kopian tu jam limo pagi dikosannyo Lumayan jauahLah dari kosaN na,
Paginyoooo...Na alah ucuk-kucuk ka ngopi...ka kosan Inyo...
untuang Na ndak lamo2 nunggu inyo kalua do..kok iyo lah mantuak baruak ndak tajua den dipagi, siap tu... lari2 Na pulang ka kosan ka mangedit siap tu ngeprint...
Dek alah salasai tugas... tu siap2 barangkek ka kampus..nio kuliah dipagi tu... e ndak taunyo... dosen kapirut tu ndak tibo pulo...percuma se perjuangan den Nyo.
Yolah... untuak manunggu dosen Nan ciek Lainyo masuak jam 10;20. Yo aden pai ka radio, soalnyo ado nan kadisalasaikan, lah den bukak radio... tu lah asik2 lo den ngospot dek mumpung ari masi jam 7 lewat.
E............ Ko nan paliang manyakiikkan ati den...kiroNyo urng masuak sebelum jam sakitu,mungkin kiro2 jam 8nan...Muak den... aden Jo kawan den nan saNasib ndak buliah masuak tamasuak jo katua kelasnyo gai... indak bisa masuak gai... kawan2 PTX PTX tu indak ado ma Kabari ciekPun dowh... kalo alah masuak...Muak den! PTX Kamprettttttttt

Senin, 26 Oktober 2009

Makalah Andragogi

hmmm Kita besok mo presentasi rekkkk, muga sukses...
amiennn
ANDRAGOGI




TUGAS KELOMPOK



Oleh :
Kelompok 1






UNIVERSITAS NEGERI MALANG
TEKNOLOGI PENDIDIKAN
OKTOBER 2009



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Kesadaran bahwa belajar adalah proses menjadi dirinya sendiri (process of becoming person) bukan proses untuk dibentuk (process of beings haped) menurut kehendak orang lain, membawa kesadaran yang lain bahwa kegiatan belajar harus melibatkan individu atau client dalam proses pemikiran: apa yang mereka inginkan, apa yang dilakukan, menentukan dan merencanakan serta melakukan tindakan apa saja yang perlu untuk memenuhi keinginan tersebut. Inti dari pendidikan adalah menolong orang belajar bagaimana memikirkan diri mereka sendiri, mengatur urusan kehidupan mereka sendiri untuk berkembang dan matang, dengan mempertimbangkan bahwa mereka juga sebagai makhluk sosial.
Di tahun 70 an dikenal sebuah proyek yang disebut dengan PPSP (Proyek Perintis Sekolah Pembangunan). Pada waktu itu, siswa dibebaskan menentukan seberapa cepat dia bisa menyelesaikan masa studinya. Siswa diberi Lembaran Kegiatan Siswa (LKS) yang berisikan tentang teori-teori materi yang dipelajari, dan kalau siswa beranggapan sudah menguasai, maka diberi lembar latihan dari LKS tadi dan kalau sudah merasa siap, maka siswa bisa mengambil sendiri Lembar Test Formatif. Fungsi Guru pada waktu itu adalah menjelaskan apabila bertanya dan menilai hasil test formatif tersebut. Di PPSP ini, murid kelas 1 SMP (waktu itu disebut kelas 6), itu bisa saja menempuh pelajaran kelas 2 SMP (kelas 7) maupun menempuh kelas 8 (3 SMP), sehingga pada waktu itu, cukup banyak yang mampu menempuh level SMP hanya dalam waktu 2 tahun. PPSP mencanangkan program SD hanya 5 tahun, SMP bisa ditempuh 2 tahun dan SMA juga bisa ditempuh 2 tahun juga, tergantung kepada kemampuan dari siswa.

Kegiatan belajar yang melibatkan individu atau client dalam proses menentukan apa yang mereka inginkan, apa yang akan dilakukan, adalah beberapa prinsip dari teori belajar Andragogi. Teori belajar Andragogi sering juga disebut dengan teori belajar orang dewasa. Makalah ini akan membahas tentang Teori Belajar Andragogi tersebut dan membahas kelemahan serta keunggulannya.

1.2. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian andragogi?
2. Apakah fungsi andragogi?
3. Apa bentuk Perkembangan Teori Andragogi dalam masyarakat?

1.3. Tujuan
1. Mengetahui pengertian andragogi
2. Mengatahui fungsi andragogi
3. Mengetahui Perkembangan Teori Andragogi dalam masyarakat








BAB II
BAHASAN

2.1. Andragogi
Andragogi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni Andra berarti orang dewasa dan agogos berarti memimpin. Perdefinisi andragogi kemudian dirumuskan sebagau "Suatu seni dan ilmu untuk membantu orang dewasa belajar". Kata andragogi pertama kali digunakan oleh Alexander Kapp pada tahun 1883 untuk menjelaskan dan merumuskan konsep-konsep dasar teori pendidikan Plato. Meskipun demikian, Kapp tetap membedakan antara pengertian "Social-pedagogy" yang menyiratkan arti pendidikan orang dewasa, dengan andragogi. Dalam rumusan Kapp, "Social-pedagogy" lebih merupakan proses pendidikan pemulihan (remedial) bagi orang dewasa yang cacat. Adapun andragogi, justru lebih merupakan proses pendidikan bagi seluruh orang dewasa, cacat atau tidak cacat secara berkelanjutan. Apa itu pendidikan orang dewasa dan bagaimana dia berbeda dalam teori dan praktek dari persiapan pendidikan anak-anak dan pemuda. Pendidikan orang dewasa didefinisikan, digambarkan serta dipertimbangkan dalam hubungannya dengan profesi pelayanan manusia yang lain.
A. Pendidikan dan Sekolah
Sejauh ini pendidikan berperan dalam meyiapkan beberapa fungsi stereotip tertentu, situasi stabil, untuk keeksistensian, untuk perdagangan atau pekerjaan tertentu. Secara garis besar penddidikan dipandang sebagai usaha secara langsung, sistematis, dan mendukung untuk mentransfer, membangkitkan, atau mendapatkan pengetahuan, maka tingkah laku, nilai-nilai, keterampilan, dan hasil yang lainnya dari usaha tersebut,* karenanya jelaslah bahwa pendidikan orang dewasa dan anak-anak seperti yang terdapat sekarang ini dan di masa serta tempat manapun serta melalui banyak aktivitas.

Pembelajaran Sepanjang Hayat
Penasehat pendidikan sepanjang masa berpendapat bahwa pendidikan adalah sebuah proses yang berlangsung dari satu bentuk ke bentuk yang lain sepanjang hayat, dan itulah tujuan dan bentuk yang harus diadaptasi sesuai dengan kebutuhan tiap individu pada tahapan yang berbeda dalam perkembangan mereka. Pendidikan dipandang sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan dan semua lembaga masyarakat dengan potensi pendidikan dianggap sebagai sumber pembelajaran.
1. konsep dari pembelajaran sepanjang masa berkontradiksi dengan konsep kebijakan konvensional yang kaku dan membingungkan
2. Implikasi besar selanjutnya adalah bahwa masyarakat harus membuat pencegahan yang cukup untuk mencukupi kebutuhan pendidikan bagi orang dewasa yang telah meninggalkan sekolah formal
3. adalah sistem pendidikan formal harus ditata ulang sehingga bisa cukup fleksibel untuk mengakomodasi pilihan-pilihan individu dan menyiapkan pemuda untuk melanjutkan pendidikannya sebagai pelajar yang termotivasi secara mandiri dan kompeten
B. Konteks Sosial Pendidikan Sepanjang Masa
Teknologi yang berbasis sain dan teknologi pasca-industri yang dimiliki oleh ekonomi modern telah mengarah kepada produktivitas yang meningkat tajam, pendapatan yang bisa dibuang, waktu luang, dan pencapaian pendidikan.
Telah diperkirakan bahwa dalam beberapa bidang, seperti teknik dan obat-obatan, “separuh kehidupan” dari pendidikan diperoleh di sekolah professional kurang lebih 5 tahun.5 Karenanya, dalam beberapa tahun, separuh dari apa yang dipelajari dokter atau teknisi di ruang kelas menjadi rintangan. Pengetahuan bukan saja terus berkembang besar, tetapi struktur pengetahuan, teknologi, dan pekerjaan menjadi lebih kompleks dan rumit.
Tekanan ekonomi dan sosial pada masyarakat paascaindustri juga telah mempengaruhi komposisi sosio-demografis dari negara-negara yang paling terindustrialisasi, dengan berbagai cara yang hampir pasti akan mendorong ekspansi yang terus menerus pada kesempatan belajar sepanjang masa.
Perubahan status wanita dalam masyarakat industri yang maju juga memiliki dampak yang penting bagi masa depan pendidikan orang dewasa.
Perubahan struktural jangka panjang dalam pasar tenaga kerja mendasari perubahan-perubahan yang terjadi dalam dunia kerja. Penurunan jenis pekerjaan di sektor agraris, bagi pekerja tidak terlatih dan bagi pekerja kasar pada umumnya berpengaruh sangat besar, dengan permintaan lebih pada pekerjaan kantoran serta sektor pelayanan dan profesional/teknis.
Kesimpulannya, tekanan ekonomi, sosio-kultural, dan demografis, dan bukan sekedar harapan dari pendidik yang tercerahkan sedang membantu perwujudan pendidikan sepanjang masa ini.
C. Sifat Pendidikan Orang Dewasa
Segala jenis pendidikan tentunya melibatkan proses belajar. konsep pendidikan yang dijelaskan sebelumnya yakni usaha secara langsung, sistematis, dan kokoh untuk mengirimkan, memunculkan, atau mendapatkan pengetahuan. Pembelajaran dapat terjadi secara tidak langsung atau insidental, tidak terorganisir, dan dalam waktu yang sangat singkat. Pendidikan orang dewasa itu sendiri terjadi di pembelajaran mandiri, di mana pelajar bertanggungjawab sepenuhnya terhadap desain dan pelaksanaan kegiatan belajar mereka, dan pendidikan terarah lainnnya, dimana guru, pemimpin, tim produksi media, atau agen pendidikan yang lain bertanggungjawab sepenuhnya terhadap manajemen pembelajaran.
Sifat belajar bagi orang dewasa adalah bersifat subjektif dan unik, maka terlepas dari benar atau salahnya, segala pendapat, perasaan, pikiran, gagasan, teori, sistem nilainya perlu dihargai. Tidak menghargai (meremehkan dan menyampingkan) harga diri mereka, hanya akan mematikan gairah belajar orang dewasa. Namun demikian, pembelajaran orang dewasa perlu pula mendapatkan kepercayaan dari pembimbingnya, dan pada akhirnya mereka harus mempunyai kepercayaan pada dirinya sendiri. Tanpa kepercayaan diri tersebut, maka suasana belajar yang kondusif tak akan pernah terwujud.
Sebagaimana dikatakan Grattan, seseorang harus menyadari perbedaan antara pendidikan dari orang dewasa dan pendidikan orang dewasa karena yang pertama lebih mencakup banyak hal.
Orang dewasa memiliki sistem nilai yang berbeda, mempunyai pendapat dan pendirian yang berbeda. Dengan terciptanya suasana yang baik, mereka akan dapat mengemukakan isi hati dan isi pikirannya tanpa rasa takut dan cemas, walaupun mereka saling berbeda pendapat. Orang dewasa mestinya memiliki perasaan bahwa dalam suasana/ situasi belajar yang bagaimanapun, mereka boleh berbeda pendapat dan boleh berbuat salah tanpa dirinya terancam oleh sesuatu sanksi (dipermalukan, pemecatan, cemoohan, dll).
Keterbukaan seorang pembimbing sangat membantu bagi kemajuan orang dewasa dalam mengembangkan potensi pribadinya di dalam kelas, atau di tempat pelatihan. Sifat keterbukaan untuk mengungkapkan diri, dan terbuka untuk mendengarkan gagasan, akan berdampak baik bagi kesehatan psikologis, dan psikis mereka. Di samping itu, harus dihindari segala bentuk akibat yang membuat orang dewasa mendapat ejekan, hinaan, atau dipermalukan. Jalan terbaik hanyalah diciptakannya suasana keterbukaan dalam segala hal, sehingga berbagai alternatif kebebasan mengemukakan ide/gagasan dapat diciptakan.\
Dalam hal lainnya, tidak dapat dinafikkan bahwa orang dewasa belajar secara khas dan unik. Faktor tingkat kecerdasan, kepercayaan diri, dan perasaan yang terkendali harus diakui sebagai hak pribadi yang khas sehingga keputusan yang diambil tidak harus selalu sama dengan pribadi orang lain. Kebersamaan dalam kelompok tidak selalu harus sama dalam pribadi, sebab akan sangat membosankan kalau saja suasana yang seakan hanya mengakui satu kebenaran tanpa adanya kritik yang memperlihatkan perbedaan tersebut. Oleh sebab itu, latar belakang pendidikan, latar belakang kebudayaan, dan pengalaman masa lampau masing-masing individu dapat memberi warna yang berbeda pada setiap keputusan yang diambil.
Bagi orang dewasa, terciptanya suasana belajar yang kondusif merupakan suatu fasilitas yang mendorong mereka mau mencoba perilaku baru, berani tampil beda, dapat berlaku dengan sikap baru dan mau mencoba pengetahuan baru yang mereka peroleh. Walaupun sesuatu yang baru mengandung resiko terjadinya kesalahan, namun kesalahan, dan kekeliruan itu sendiri merupakan bagian yang wajar dari belajar.
Pada akhirnya, orang dewasa ingin tahu apa arti dirinya dalam kelompok belajar itu. Bagi orang dewasa ada kecenderungan ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya. Dengan demikian, diperlukan adanya evaluasi bersama oleh seluruh anggota kelompok dirasakannya berharga untuk bahan renungan, di mana renungan itu dapat mengevaluasi dirinya dari orang lain yang persepsinya bisa saja memiliki perbedaan.
D. Menyikap Definisi
* Pendidikan orang dewasa tidak berkaitan dengan hal mempersiapkan orang dalam menjalani kehidupannya tetapi lebih membantu orang dewasa agar mereka sukses dalam menjalani kehidupannya, meningkatkan kompetensi mereka atau transisi negosiasi dalam peran sosial mereka (pekerja, orang tua, pensiunan, dan lain-lain), membantu mereka mendapatkan pemuasan yang lebih baik dalam kehidupan pribadi mereka dan membantu mereka dalam memecahkan masalah pribadi dan masyarakat mereka.
Kesimpulan devinisi
“Pendidikan orang dewasa adalah sebuah proses yang peranan sosial utamanya adalah membentuk karakteristik status orang dewasa yang menjalankan aktivitas pembelajaran utuh dan sistematis yang bertujuan memberikan perubahan dalam hal ilmu pengetahuan, tingkah laku, nilai atau kemampuan….”


E. Tujuan dan Isu
“Istilah pendidikan orang dewasa bermakna seluruh proses edukasi yang terorganisir, apapun isinya, level, metode, apakah formal atau sebaliknya, apakah proses tersebut panjang atau menggantikan pendidikan awal di sekolah, perguruan tinggi, universitas serta dalam kewirausahaan, di mana di dalamnya, orang-orang dianggap sebagai orang dewasa oleh masyarakat dan mereka mengembangkan kemampuan mereka, mendapatkan pengetahuan mereka, meningkatkan kualifikasi teknis dan professional mereka atau mengubah diri mereka mengikuti sebuah arahan baru dan membawa perubahan dalam sikap dan tingkah laku mereka dalam perspektif dua arah pada perkembangan personal dan partisipasi dalam perkembanagaan kultural, ekonomi, sosial independen dan seimbang.”
Definisi ini menyatakan bahwasanya pendidikan orang dewasa sebaiknya dilihat sebagai sebuah komponen integral pada sebuah skema global untuk “pendidikan dan pembelajaran seumur hidup.”
UNESCO memandang perkembangan sosial dan individual (yaitu komunitas dan nasional) sebagai tujuan utama yang sama untuk pendidikan orang dewasa, sementara yang lain tidak setuju dan kadang-kadang menolak validitas perkembangan sosial sebagai sebuah tujuan pendidikan. Pendidikan dibedakan dari indoktrinasi, sebuah perbedaan yang mungkin lebih mudah dibuat dalam pendidikan orang dewasa daripada dalam pendidikan swasta.
F. Cakupan Bidang
Bahwasanya program edukasional ekstensif dalam sektor korporasi yang di-desain untuk membantu para pelanggan dalam menggunakan produk-produk atau pelayanan yang mereka ambil, merupakan sebuah aktivitas yang sama dengan program di rumah sakit dan organisasi perawatan kesehatan yaitu pendidikan terhadap pasien. Kesatuan buruh, juga memberikan ruang yang luas dalam program edukasional bagi anggota mereka dan para pekerja.


2.2. Fungsi Dasar
Fungsi dasar pendidikan orang dewasa adalah instruksi, konseling, perkembangan program dan administrasi. Proses pengembangan program melibatkan penilaian pada kebutuhan pelajar, membuat dan mengeksekusi keputusan yang diperlukan dalam aktivitas belajar untuk memposisikan dan mengevaluasi hasil.
Keunikan dan keterpusatan fungsi pengembangan program dalam pendidikan orang dewasa berasal dari perbedaan tujuan dan kebutuhan pendidik orang dewasa.
Sebuah upaya dilakukan untuk mempertemukan bermacam-macam perubahan individu dan kebutuhan kelompok walaupun berupa program jangka pendek. Hal ini mengikuti pernyataan bahwa pendidikan orang dewasa lebih distandarisasi seperti dalam program remidi atau kesempatan kedua yang mensejajarkan kurikulum pendidikan remaja, dan fungsi pengembangan program tidaklah begitu penting.
A. Guru
Guru untuk orang dewasa, sebagaimana guru anak-anak dan remaja, juga serius dalam mentransfer dan membangkitkan pengetahuan, sikap, nilai-nilai, serta kemampuan dengan cara yang sistematis. Tentu saja terdapat perbedaan antara mengajarkan orang dewasa dengan remaja, dan tingkat perbedaan ini pada praktiknya bervariasi. Fase “mentransfer dan membangkitkan” memperhatikan esensi perbedaan penting ini. Terkadang, karena tradisi dan pendidikan atau karena tingginya struktur sifat mata pelajaran yang akademis dan mengarah pada kejuruan, penekanan pada seting yang lebih formal yang serupa sekolah cenderung pada transfer pengetahuan oleh guru. Konsep pengajaran semacam ini telah lama ditekankan pada kepustakaan profesional karena ia memperhatikan beberapa karakteristik khusus orang dewasa selaku pelajar. Pada kenyataannya, kepustakaan orang dewasa sering tidak menyebut kata guru, tapi pemimpin, mentor, dan fasilitator. Sedang dalam konsep pengajaran ini, kata guru digunakan karena familiar dan, dalam pengertian yang lebih luas, menunjukkan ke semua orang siapa yang secara langsung memfasilitasi pembelajaran.
Kondisi, tujuan, dan aktivitas guru orang dewasa yang sangat beragam ditujukan untuk menghindari segala hal kecuali deskripsi yang paling umum. Kebanyakan guru orang dewasa adalah sukarelawan yang mengajar di banyak komunitas, seperti dalam asosiasi program pendidikan sukarela.
B. . Konselor
Fungsi konseling yang langsung mempertinggi penyediaan informasi tentang kesempatan pendidikan dan karir, bantuan dalam membut pilihan pendidikan dan pekerjaan, serta bantuan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang mengganggu proses belajar. Jumlah konselor orang dewasa yang ditunjuk sangatlah sedikit, sehingga kebanyakan bagian dari konseling yang ada dilakukan oleh guru, pengembang program, dan administrator. Sebuah studi tentang program pendidikan dasar orang dewasa di kota besar melaporkan bahwa kebutuhan akan konseling sangatlah besar dan suplai konselor sangat sedikit, sehingga para guru yang memikulnya tak peduli apakah mereka siap atau tidak. Rasio konselor ke pelajar dalam agen pendidikan sekolah umum orang dewasa yang komprehensif adalah 1 berbanding 5000. Pada lingkup pendidikan yang lebih tinggi, khususnya komunitas perguruan tinggi, rasio ini umumnya lebih kecil, tapi sumberdaya konselor jarang mencukupi kebutuhan. Sebagai bagian dari peraturan, konselor biasanya ada untuk pelajar dewasa dalam pendidikan dasar, penyelesaian sekolah menengah, dan program perguruan tinggi, namun jarang terdapat di lingkup pendidikan yang kurang formal. Ujian dan penyerahan kepada agen pelayanan sosial dan kesehatan cenderung menjadi fungsi konseling yang menonjol di ABE dan program penyelesaian sekolah menengah, sedangkan konseling pekerjaan (biasanya dalam kelompok), bimbingan akademik, dan pengembangan kemampuan studi lebih condong ke karakteristik lingkup pendidikan yang lebih tinggi.
Pemberian konseling pada pelajar dewasa, sebagaimana pengajaran mereka, sebagian besar masih dilakukan oleh orang-orang yang meluangkan paruh waktunya untuk mereka. Namun, sepertinya jumlah konselor yang bekerja full-time akan terus bertambah.
C. . Pengembang Program / Administrator
Mayoritas pendidik orang dewasa yang bekerja full-time dipekerjakan di peran administrati atau semi-administratif yang meliputi pengembangan program dan fungsi manajemen. Pendidik paruh waktu tentu juga memiliki peran yang sama.
Faktor lain yang menguatkan bercampurnya peran pengembangan program dan peran administratif dalam pendidikan orang dewasa. Kekurangan staf pengajar yang full-time pada kebanyakan pendidikan orang dewasa menyebabkan administrator perlu memikul fungsi tertentu yang normalnya dikerjakan oleh anggota staf pengajar.
Pada banyak kasus, agen pendidikan orang dewasa adalah suatu sub-unit dari organisasi yang lebih besar di mana tujuan utamanya bukanlah pendidikan orang dewasa atau bahkan bukan pendidikan.
Kesempatan suksesnya program dan terus-menerus bertambahnya pelajar baru bahkan guru seringkali didasarkan pada koneksi dan hubungan dengan berbagai kelompok dan organisasi dalam komunitas yang lebih luas. Menurut Beder, koneksi dan hubungan bisa jadi sangat krusial dalam menjamin sumberdaya yag diperlukan seperti pelajar, guru, dukungan politis, dan terkadang bahkan fasilitas, serta layanan seperti perawatan anak dan penempatan kerja. Bahkan, unit pendidikan yang mandiri dan kepelatihan pada kemiliteran dan industri pun seringkali menemukan bahwa membangun hubungan dengan pihak luar, terutama pihak perguruan tinggi dan universitas, sangatlah berguna.
D. Studi Kesarjana
Meskipun ada perkembangan pesat dalam jumlah program kesarjana dan jumlah kesarjana dengan persiapan formal dalam pendidikan orang dewasa, tapi mayoritas program berbasis universitas ukurannya paling sederhana, setidaknya jika diukur dengan istilah anggota fakultas yang full-time.
Tujuan pendidikan, kurikulum-kurikulum, dan orientasi bidang pendidikan orang dewasa di masing-masing program kesarjana berbeda-beda. Beberapa program baru, khususnya yang didirikan dengan bantuan pemerintah pusat di Selatan pada akhir tahun 1960-an, sangat berorientasi pada pelatihan personil pendidikan dasar orang dewasa. Karena kelangkaan posisi full-time bagi pendidik orang dewasalah maka studi kesarjana pada kebanyakan universitas menyanggupi untuk menyiapkan pengembangan program dan peran administrasi dalam spektrum lingkup yang luas.
Fleksibilitas juga didapatkan lewat pembelajaran mandiri (yang diarahkan sendiri) yang berbeda dengan menggunakan sarana seperti studi independen, lapangan kerja, dan kursus internship (keahlian). Konsekuensinya, sarjana datang dari background yang berbeda-beda dan biasanya telah memiliki pengalaman profesional dalam pendidikan orang dewasa atau bidang terkait sebelum melewati studi kesarjana.
Universitas adalah sebuah institusi yang tidak hanya menyiapkan tenaga pendidik perguruan tinggi. Volume terbesar dari pelatihan pemimpin pendidikan dewasa yang teroganisir terjadi dalam institusi pendukung program, seperti industri dan perusahaan komersial, sekolah umum, departemen pemerintahan yang berperan penting, dan asosiasi sukarelawan.
E. Riset (Penelitian)
Penciptaan kumpulan ilmu pengetahuan dalam pendidikan perguruan tinggi melalui pencarian yang sistematis dan teratur telah tertinggal jauh dari perkembangan program pelatihan sarjana. Pendidik perguruan tinggi telah sangat bergantung pada teori umum dan penemuan penelitian dalam pendidikan dan ilmu alamiah sosial yang sangat penting bagi semua pendidik. Bagaimanapun juga, kumpulan ilmu pengetahuan umum yang teruji belum terpenuhi.
Sementara melalui evaluasi/ analisa menyeluruh dari sseluruh sumbangan para ilmuwan untuk pemahaman kita dari pembelajaran orang dewasa dan pendidikan adalah tidak mungkin disini, kita harus mengingat secara ringkas perkembangan-perkembangan yang berarti.
Tidak ada keraguan bahwa ilmuwan sosial akan terus membuat kontribusi penting untuk pemahaman kita tentang pendidikan tinggi dan bahwa peneliti pendidikan tinggi akan melanjutkan untuk menggunakan topic-topik dan penemuan penelitian dari sosialogi, psikologi, ekonomi, dan disiplin ilmu yang lain.
Meski yang paling mendasar dan secara luas mempunyai asumsi tentang pembelajar dewasa dan kondisi-kondisi yang mendukung pembelajaran dewasa telah berdampak sangat kecil kepada penelitian ilmiah yang menyeluruh dan teliti. Hal ini belum didemonstrasikan secara jelas, sebagai contoh, bahwa peserta yang aktif oleh orang dewasa dalam merencanakan atau menerapakan aktifitas belajar mereka mempunyai dampak yang penting pada hasil pendidikan.
Kebanyakan riset pada pendidikan tinggi terjadi dalam universitas, dan dalam jumlah terbesar berasal dari mahasiswa program doctor dalam bentuk disertasi.
F. Organisasi Profesional
Banyak organisasi dimana pendidik orang dewasa dan institusi pendidikan orang dewasanya mempunyai banyak tujuan dan dan kondisi yang memberi karakter pendidikan tinggi saat ini. Organisasi-organisasi ini memenuhi beberapa fungsi penting untuk kelanjutan perkembangan bidang dan praktisinya. Mungkin fungsi paling penting dari organisasi pendidikan orang dewasa adalah perkembangannya professional.
G. Identitas Profesional
Sifat pendidikan orang dewasa adalah sebuah usaha yang tidak bisa didominasi oleh lembaga manapun dan tidak pernah bisa dikurangi untuk satu tujuan atau fungsi selain memperluas komitmen utnuk manusia dan perkembangan sosial. Dalam beberapa hal, pendidikan orang dewasa sama dengan sub bidang yang lain dalam pendidikan professional yang lebih luas, seperti pendidikan atau bimbingn khusus, tetapi di lain hal sangat berbeda, karena ini tidak terikat pada sekolah-sekolah atau kondisi yang mirip sekilah dan tujuan-tujuannya.
2.3. Perkembangan Teori Andragogi Dalam Masyarakat
Malcolm Knowles dalam publikasinya yang berjudul "The Adult Learner, A Neglected Species" yang diterbitkan pada tahun 1970 mengungkapkan teori belajar yang tepat bagi orang dewasa. Sejak saat itulah istilah "Andragogi" makin diperbincangkan oleh berbagai kalangan khususnya para ahli pendidikan.
Sebelum muncul Andragogi, yang digunakan dalam kegiatan belajat adalah Pedagogy. Konsep ini menempatkan murid/siswa sebagai obyek di dalam pendidikan, mereka mesti menerima pendidikan yang sudah di setup oleh sistem pendidikan, di setup oleh gurunya/pengajarnya. Apa yang dipelajari, materi yang akan diterima, metode panyampaiannya, dan lain-lain, semua tergantung kepada pengajar dan tergantung kepada sistem. Murid sebagai obyek dari pendidikan.
Kelemahannya Pedagogi adalah manusia (dalam hal ini adalah siswa) yang memiliki keunikan, yang memiliki talenta, memiliki minat, memiliki kelebihan, menjadi tidak berkembang, menjadi tidak bisa mengeksplorasi dirinya sendiri, tidak mampu menyampaikan kebenarannya sendiri, sebab yang memiliki kebenaran adalah masa lalu, adalah sesuatu yang sudah mapan dan sudah ada sampai sekarang. Perbedaan bukanlah menjadi hal yang biasa, melainkan jika ada yang berbeda itu akan dianggap sebagai sebuah perlawanan dan pemberontakan. Pedagogy memiliki kelebihan, yakni di dalam menjaga rantai keilmuan yang sudah diawali oleh orang-orang terdahulu, maka rantai emas dan benang merah keilmuan bisa dilanjutkan oleh generasi mendatang. Generasi mendatang tidak perlu mulai dari nol lagi, melainkan tinggal melanjutkan apa yang sudah ditemukan, apa yang sudah dirintis, apa yang sudah dimulai oleh generasi mendatang.
Dalam Andragogy inilah, kita kenal istilah-istilah Enjoy Learning, Workshop, Pelatihan Outbond,dll, dan dari konsep Pendidikan Andragogy inilah kemudian muncul konsep-konsep Liberalisme pendidikan, Liberasionisme pendidikan dan Anarkisme pendidikan. Liberalisme pendidikan bertujuan jangka panjang untuk melestarikan dan memperbaiki tatanan sosial yang ada dengan cara mengajar setiap siswa sebagaimana cara menghadapi persoalan-persoalan dalam kehidupan sehari-hari secara efektif. Liberasionisme pendidikan adalah sebuah sudut pandang yang menganggap bahwa kita harus segera melakukan perombakan berlingkup besar terhadap tatanan politik (dan pendidikan) yang ada sekarang, sebagai cara untuk memajukan kebebasan-kebebasan individu dan mempromosikan perujudan potensi-potensi diri semaksimal mungkin. Bagi pendidik liberasionis, sekolah bersifat obyektif namun tidak sentral dan sekolah bukan hanya mengajarkan pada siswa bagaimana berpikir yang efektif secara rasional dan ilmiah, melainkan juga mengajak siswa untuk memahami kebijaksanaan tertinggi yang ada di dalam pemecahan-pemecahan masalah secara intelek yang paling meyakinkan. Dengan kata lain, liberasionisme pendidikan dilandasi oleh sebuah sistem kebenaran yang terbuka. Secara moral, sekolah berkewajiban mengenalkan dan mempromosikan program-program sosial konstruktif dan bukan hanya melatih pikiran siswa. Sekolahpun harus memajukan pola tindakan yang paling meyakinkan yang didukung oleh sebuah analisis obyektif berdasarkan fakta-fakta yang ada.
Hal ini sejalan dengan pendapat Aristoteles tentang prinsip pendidikan yaitu sebagai wahana pengkajian fakta-fakta, mencari ‘yang obyektif’, melalui pengamatan atas kenyataan. Anarkisme pendidikan pada umumnya menerima sistem penyelidikan eksperimental yang terbuka (pembuktian pengetahuan melalui penalaran ilmiah). Tetapi berbeda dengan liberal dan liberasionis, anarkisme pendidikan beranggapan bahwa harus meminimalkan dan atau menghapuskan pembatasan-pembatasan kelembagaan terhadap perilaku personal, bahwa musti dilakukan untuk membuat masyarakat yang bebas lembaga. Menurut anarkisme pendidikan, pendekatan terbaik terhadap pendidikan adalah pendekatan yang mengupayakan untuk mempercepat perombakan humanistik berskala besar yang mendesak ke dalam masyarakat, dengan cara menghapuskan sistem persekolahan sekalian.


BAB III
PENUTUP

3.1. Saran
Dalam andragogi, peranan guru, pengajar atau pembimbing yang sering disebut dengan fasilitator adalah mempersiapkan perangkat atau prosedur untuk mendorong dan melibatkan secara aktif seluruh warga belajar, maka dalam proses belajar harus memperhatikan elemen-elemen:
1. Menciptakan iklim dan suasana yang mendukung proses belajar mandiri
2. Menciptakan mekanisme dan prosedur untuk perencanaan bersama dan partisipatif.
3. Diagnosis kebutuhan-kebutuhan belajar yang spesifik Merumuskan tujuan-tujuan program yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan belajar
4. Merencanakan pola pengalaman belajar
5. Melakukan dan menggunakan pengalaman belajar ini dengan metoda dan teknik yang memadai.
6. Mengevaluasi hasil belajar dan mendiagnosis kembali kebutuhan-kebutuhan belajar. Ini adalah model proses.
Karena ini merupakan pendidikan untuk orang dewasa maka guru, pengajar atau pembimbing lebih berperan sebagai fasilitator untuk mengembangkan kreatifitas dalam pemecahan masalah secara nyata.
Semua aktifitas didalam kegiatan belajar haruslah dibicarakan bersana warga belajar, karena sifat dari orang dewasa (matang) mempunyai sifat mapu mengarahkan diri sendiri dan setiap orang mempunyai cara yang berbeda dalam melakukannya, jadi apa yang dilakukan dalam kegiatan belajar haruslah merupakan kesepakatan bersama.
3.2. Kesimpulan
Teori Belajar Adragogi dapat diterapkan apabila diyakini bahwa peserta didik (siswa-mahasiswa-peserta) adalah pribadi-pribadi yang matang, dapat mengarahkan diri mereka sendiri, mengerti diri sendiri, dapat mengambil keputusan untuk sesuatu yang menyangkut dirinya. Andragogi tidak akan mungkin berkembang apabila meninggalkan ideal dasar orang dewasa sebagai pribadi yang mengarahkan diri sendiri. Yang menjadi tolok ukur sebuah kedewasaan bukanlah umur, namun sikap dan perilaku, sebab tidak jarang orang yang sudah berumur, namun belum dewasa. Memang, menjadi tua adalah suatu keharusan dan menjadi dewasa adalah sebuah pilihan yang tidak setiap individu memilihnya seiring dengan semakin lanjut usianya.



c.daftar rujukan :